TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Fakta Terkini dan Dugaan Penyebab Kebakaran di Pasar Senen

Kebakaran terjadi sejak pukul 04.00

Widodo S Jusuf/ANTARA FOTO

Pasar Senen, Jakarta Pusat terbakar sejak Kamis (19/1) dini hari, tepatnya pukul 04.15 WIB. Dikutip dari Liputan6.com, api kemudian mulai menghanguskan pasar tertua Jakarta tersebut. Hingga pukul 09.00 WIB, lebih dari 40 mobil pemadam kebakaran sudah diturunkan untuk memadamkan api. Jalan arteri Stasiun Senen pun ditutup sementara untuk memudahkan akses mobil pemadam kebakaran. Sebagian jalur Transjakarta pun ditutup.

Petugas Damkar Jakarta Pusat Abdullah menjelaskan kalau pihaknya menerima laporan sejak pukul 04.15 WIB. Saat tiba di lokasi, kebakaran sudah terjadi di lantai III Pasar Senen Blok III Jakarta Pusat.

Baca Juga: Lagi di Surabaya? Yuk ke Pasar Atum dan Cicipi 13 Makanan Super Enak Ini

Titik api dimulai sudah diketahui, tapi penyebab masih belum.

Widodo S Jusuf/ANTARA FOTO

Dikutip dari Okezone.com, Perwira Piket Suku Dinas Damkar dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat, Syarifudin menyebut kalau awalnya api terlihat di lantai satu, kemudian membesar sampai lantai tiga. Awalnya pintu gerbang lantai satu masih terkunci yang menyebabkan petugas kesulitan memadamkan api.

40 unit damkar yang diturunkan datang dari Sudin Damkar Jakpus serta bantuan unit Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Mereka berharap kalau api tidak merambat lebih jauh. Blok III Pasar Senen yang terbakar tepat menghadap jjalan layang arah Matraman.

Asap hitam sudah membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan. Bahkan asap terlihat di kawasan Tugu Tani, 800 meter dari lokasi.

Lantai dua memiliki bahan mudah terbakar.

Widodo S Jusuf/ANTARA FOTO

Sementara itu, petugas memastikan lantai dua menjadi titik api besar karena memiliki bahan mudah terbakar seperti pakaian. Sementara barang serupa juga ada di lantai tiga, yakni pakaian bekas. Dalam keadaan serupa, pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangannya.

Baca Juga: Pasar Tradisional Vs Pasar Modern : Mana yang kamu Pilih?

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya