Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Anggaran Pigura Foto Presiden-Wapres Rp4,14 M, Mensos: Dilihat Mahalnya di Mana
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf memimpin ikrar tanpa korupsi di Kemensos l, Senin (18/5/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan pengadaan bingkai foto Presiden dan Wapres senilai Rp4,14 miliar serta mesin cuci Rp2,9 miliar untuk program Sekolah Rakyat.
  • Gus Ipul menegaskan seluruh proses pengadaan memiliki penanggung jawab yang jelas, mengikuti prosedur resmi, dan tidak dilakukan secara mendadak tanpa mekanisme yang sah.
  • Kemensos memastikan semua pengadaan dapat diaudit oleh inspektorat maupun lembaga pemeriksa lain demi transparansi dan menghindari kesalahpahaman publik terkait anggaran tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun anggaran 2025

Inaproc mencatat pengadaan bingkai foto Presiden dan Wakil Presiden sebagai bagian dari perlengkapan Sekolah Rakyat dengan nilai sekitar Rp4,14 miliar.

Tahun anggaran 2026

Pengadaan bingkai foto Presiden dan Wakil Presiden berlanjut dalam beberapa paket untuk kebutuhan Sekolah Rakyat.

18 Mei 2026

Mensos Saifullah Yusuf menyatakan akan meninjau kembali pengadaan bingkai foto senilai Rp4,14 miliar dan mesin cuci Rp2,9 miliar serta menegaskan keterbukaan proses di Gedung Kemensos.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kementerian Sosial meninjau kembali pengadaan bingkai foto Presiden dan Wakil Presiden senilai sekitar Rp4,14 miliar serta mesin cuci senilai Rp2,9 miliar untuk program Sekolah Rakyat.
  • Who?
    Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama jajaran Kementerian Sosial yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan barang dalam program Sekolah Rakyat.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan di Gedung Kementerian Sosial, Jakarta, sementara kegiatan pengadaan berlangsung dalam lingkup program Sekolah Rakyat di berbagai lokasi.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Senin, 18 Mei 2026, dengan pengadaan tercatat pada tahun anggaran 2025 dan 2026 melalui sistem Inaproc.
  • Why?
    Tindakan peninjauan dilakukan karena nilai anggaran pengadaan tersebut menjadi sorotan publik dan perlu dipastikan kesesuaiannya dengan prosedur serta transparansi penggunaan dana.
  • How?
    Kemensos akan memeriksa proses penetapan pagu, harga perkiraan sendiri, hingga tahapan pengadaan. Seluruh kegiatan disebut dapat diaudit oleh Inspektorat Jenderal maupun lembaga pemeriksa lain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kabar kalau Kementerian Sosial beli banyak pigura foto Presiden dan Wakil Presiden buat Sekolah Rakyat, harganya katanya sampai miliaran rupiah. Mereka juga beli mesin cuci buat anak-anak sekolah. Pak Menteri namanya Gus Ipul bilang dia mau cek semuanya. Katanya semua ada yang tanggung jawab dan bisa diperiksa supaya tidak salah paham.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan Gus Ipul menunjukkan komitmen Kementerian Sosial terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Dengan menegaskan bahwa setiap pengadaan memiliki penanggung jawab yang jelas, melalui prosedur yang dapat diaudit, dan terbuka untuk pemeriksaan publik, kementerian memperlihatkan upaya menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan penggunaan dana negara dilakukan secara tertib dan terukur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan, pihaknya akan meninjau kembali soal pengadaan paket bingkai foto Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang total nilainya mencapai sekitar Rp 4,14 miliar untuk Sekolah Rakyat.

Tidak hanya itu, Kemensos juga mencatatkan pembelian mesin cuci untuk kebutuhan siswa sekitar Rp 2,9 miliar.

"Jadi tentu kita terbuka, gak mungkin ditutup-tutupi. Jadi saya ingin sampaikan tidak mungkin ditutup-tutupi dan kita siap terbuka. Kalau memang itu dianggap mahal, nanti dilihat mahalnya di mana. Nanti urgent lah yang akan saya menjelaskan lebih detil. Prinsipnya Kementerian Sosial terbuka," ujar pria yang disapa Gus Ipul itu di Gedung Kemensos, Senin (18/5/2026).

1. Gus Ipul akan cek pengadaan

100 Siswa Sekolah Rakyat jadi Paduan Suara di Istana (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Gus Ipul mengatakan. pihaknya akan mengecek proses pengadaan barang sampai penerapan pagu anggaran di tiap paket untuk pengadaan Sekolah Rakyat.

"Bagaimana penetapan pagunya, bagaimana penetapan harga, perkiraan sendiri menjelang adanya pengadaan barang dan jasa, dan yang terakhir adalah tentu bagaimana proses pengadaannya itu sendiri. Jadi tentu kita terbuka ya," ujar dia.

2. Pengadaan miliki penanggung jawab yang jelas

Mensos Syaifullah Yusuf gelar konpers pengadaan sepatu Sekolah Rakyat di Gedung Kemensos Rabu (13/5/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Gus Ipul mengatakan, seluruh pengadaan barang dalam program Sekolah Rakyat memiliki penanggung jawab yang jelas dan melalui tahapan prosedural yang bisa diaudit.

Menurut dia, berbagai pengadaan yang belakangan menjadi sorotan publik, seperti mesin cuci hingga bingkai foto Presiden dan Wakil Presiden, bukan dilakukan secara tiba-tiba tanpa proses.

“Semua ada penanggung jawabnya. Jadi pengadaan-pengadaan yang ada itu apakah mungkin mesin cuci disebut ya, kemudian tadi apa, pigura, yang lain-lain, yang sering-sering disebut itu semuanya ada penanggung jawabnya. Bukan langsung belanja, ya, tiba-tiba gak,” ujar dia.

3. Anggaran pigura dan mesin cuci disorot

Seorang siswa Sekolah Rakyat Prof Soeharso Solo menyantap makan nasi kotak saat berada di kamar asramanya. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Dia mengatakan, seluruh proses pengadaan dilakukan melalui tahapan yang dapat diperiksa oleh aparat pengawas internal maupun eksternal pemerintah.

“Tapi itu semua ada proses, ada penanggung jawabnya, dan tentu bisa diaudit. Bisa diaudit dengan Inspektorat Jenderal maupun oleh badan-badan yang lain, badan pemeriksa yang lain, seperti PPK atau PPKP. Jadi pada prinsipnya terbuka untuk diaudit supaya ini tidak menimbulkan kesalahpahaman,” kata dia.

Berdasarkan data Inaproc, total nilai pengadaan mesin cuci untuk kebutuhan siswa dalam program tersebut mencapai sekitar Rp 2,9 miliar. Pengadaan mesin cuci ini terdaftar melalui enam paket pengadaan dengan beragam status, mulai dari paket yang sudah selesai hingga yang sedang dalam proses kontrak, dan pengiriman untuk kebutuhan Sekolah Rakyat.

Selain itu, Inaproc juga mencatat adanya pengadaan bingkai foto Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang menjadi bagian dari kebutuhan perlengkapan sekolah. Total nilai pengadaan bingkai foto tersebut mencapai sekitar Rp 4,14 miliar, terbagi dalam beberapa paket pada tahun anggaran 2025 dan 2026.

Editorial Team