Jakarta, IDN Times - Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan rasa duka atas gugurnya personel TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) akibat serangan artileri dari Israel.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami sangat marah. Seorang pasukan penjaga perdamaian Indonesia dibunuh. Yang lain sedang berjuang untuk hidupnya. Israel membom pangkalan tempat mereka bertugas," kata Anies di akun X pribadinya (@aniesbaswedan), dikutip Senin (30/3/2026).
Dalam cuitannya lebih lanjut, Anies mengungkapkan bahwa personel TNI yang gugur dan tiga anggota UNIFIL yang mengalami luka-luka bukanlah sebuah kecelakan dan bukan juga korban tambahan.
Peristiwa itu, kata Anies, menunjukkan rezim Netanyahu yang sekali lagi tidak peduli terhadap hukum internasional, personel PBB, dan tentang kehidupan orang-orang yang mendedikasikan hidupnya untuk perdamaian.
