Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan kepada Dinas Sumber Daya Air agar segera melakukan normalisasi tiga sungai utama di ibu kota yakni Ciliwung, Krukut dan Cakung Lama. Menurutnya, normalisasi sungai merupakan langkah jangka menengah dan panjang untuk mengatasi banjir di ibu kota.
"Karena tanpa itu, pasti akan terulang kembali (banjir)," ujar Pramono ketika berada di area Rawa Buaya, Jakarta Barat pada Sabtu (24/1/2026).
Sedangkan, strategi dalam jangka pendek untuk menangani banjir yakni dengan melakukan modifikasi cuaca, pembersihan seluruh saluran air, dan tidak membuang sampah sembarangan. Area Rawa Buaya termasuk titik banjir yang airnya belum surut hingga saat ini. Alhasil, sebagian warga memilih mengungsi ke tempat ibadah, termasuk Masjid Jami' Baiturrahman.
Dalam catatannya ada 177 jiwa yang mengungsi di masjid tersebut. Mereka sudah mengungsi sekitar dua hari terakhir.
"Alhamdulillah, mereka semua dalam keadaan baik dan sehat," tuturnya.
Adapun warga meminta kepada Pramono agar jumlah pompa ditambah untuk mengurangi volume air yang kini sudah mulai surut. Permintaan itu langsung direspons positif oleh Gubernur dari PDI Perjuangan (PDIP) itu.
"Maka, tadi saya sudah memerintahkan Kepala Dinas Sumber Daya Air untuk menambah pompa. Alhamdulillah, per sekarang ini sudah ada tambahan empat pompa. Jadi, di tempat ini sudah ada tujuh pompa," katanya.
