Ilustrasi perang Badar (Nano Banana 2/Rochmanudin)
Keberanian Az-Zubayr semakin teruji di medan perang. Pada Perang Badar, ia bertugas sebagai mata-mata yang berhasil menangkap petugas pengambil air kaum Quraisy, untuk mendapatkan informasi strategis.
Di medan laga, ia memacu kuda tangguhnya yang bernama Al-Ya'sub untuk menerjang barisan musuh.
Kegagahannya kembali memuncak pada Perang Khaibar. Ketika jawara Yahudi bernama Yasir (saudara Marhab) maju menantang duel, Az-Zubayr segera menyongsongnya.
Ibundanya, Shafiyyah binti Abdul Muthalib, sempat khawatir dan bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah dia akan membunuh anakku?" Rasulullah menjawab dengan yakin, Az-Zubayr-lah yang akan menumbangkan lawannya, dan hal itu terbukti dengan kemenangan telak Az-Zubayr.