Jakarta, IDN Times — Seorang balita berusia 3 tahun 11 bulan dilaporkan hanyut setelah diduga terpeleset masuk ke gorong-gorong saat mandi hujan di wilayah Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (9/4/2026) pagi, sekitar lima kilometer dari lokasi awal kejadian.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Yohan, mengatakan, peristiwa bermula pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Flamboyan, Srengseng, Kembangan.
“Korban diduga sedang mandi hujan bersama teman-temannya, kemudian terpeleset dan masuk ke dalam gorong-gorong hingga hanyut terbawa arus,” ujar Yohan dalam keterangannya, Kamis.
Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung melakukan pencarian intensif sejak Rabu siang. Pencarian melibatkan unsur BPBD, Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Satpol PP, unsur kelurahan, TNI-Polri, serta relawan.
Korban atas nama Muhammad Haadi Khairul Haafizhi akhirnya ditemukan pada Kamis pukul 08.35 WIB di pembatas air Cengkareng Drain, Kelurahan Kedaung Kali Angke.
“Jarak lokasi penemuan kurang lebih lima kilometer dari titik awal kejadian. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan proses penanganan dinyatakan selesai pukul 08.35 WIB,” kata Yohan.
BPBD DKI mengimbau masyarakat, khususnya orangtua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat hujan deras, terutama di sekitar saluran air terbuka dan gorong-gorong yang berpotensi membahayakan.
