Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Balita Hanyut di Gorong-gorong Srengseng, Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang anak hanyut di gorong-gorong di Srengseng, Jakarta Barat. (Dok. BPBD DKI)
  • Seorang balita berusia 3 tahun 11 bulan di Srengseng, Jakarta Barat, hanyut ke gorong-gorong saat mandi hujan dan ditemukan meninggal dunia sejauh lima kilometer dari lokasi awal.
  • Tim gabungan dari BPBD, BASARNAS, Dinas Damkar, Satpol PP, TNI-Polri, serta relawan melakukan pencarian intensif sejak Rabu siang hingga korban ditemukan Kamis pagi.
  • BPBD DKI Jakarta mengimbau orangtua agar lebih waspada mengawasi anak-anak saat hujan deras, terutama di area saluran air terbuka dan gorong-gorong yang berisiko tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
8 April 2026

Seorang balita berusia 3 tahun 11 bulan dilaporkan hanyut setelah terpeleset ke gorong-gorong saat mandi hujan di Jalan Flamboyan, Srengseng, Kembangan. Tim gabungan mulai melakukan pencarian intensif sejak siang hari.

9 April 2026

Pukul 08.35 WIB, korban ditemukan meninggal dunia di pembatas air Cengkareng Drain, Kelurahan Kedaung Kali Angke, sekitar lima kilometer dari lokasi awal kejadian. BPBD DKI Jakarta menyatakan proses penanganan selesai dan mengimbau orangtua agar lebih waspada terhadap anak-anak saat hujan deras.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang balita berusia 3 tahun 11 bulan ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di gorong-gorong saat mandi hujan di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.
  • Who?
    Korban bernama Muhammad Haadi Khairul Haafizhi. Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD DKI Jakarta, Basarnas, Damkar, Satpol PP, TNI-Polri, dan relawan.
  • Where?
    Kejadian terjadi di Jalan Flamboyan, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Korban ditemukan di pembatas air Cengkareng Drain, Kelurahan Kedaung Kali Angke.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Korban ditemukan Kamis pagi, 9 April 2026 pukul 08.35 WIB.
  • Why?
    Korban diduga terpeleset ke dalam gorong-gorong saat mandi hujan bersama teman-temannya hingga terbawa arus sejauh sekitar lima kilometer.
  • How?
    Setelah laporan diterima, tim gabungan melakukan pencarian intensif sejak Rabu siang hingga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan proses penanganan selesai pada Kamis pagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ada anak kecil umur tiga tahun lebih mandi hujan sama teman-temannya di Srengseng, Jakarta Barat. Dia terpeleset dan jatuh ke lubang air besar lalu terbawa arus jauh sekali. Banyak orang dari tim penyelamat dan polisi mencari dia lama. Besok paginya anak itu ditemukan sudah meninggal di tempat lain yang jauh.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun peristiwa ini tragis, upaya cepat dan terkoordinasi dari berbagai pihak menunjukkan tingginya solidaritas dan kesiapsiagaan masyarakat. Keterlibatan BPBD, Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, TNI-Polri, serta relawan mencerminkan komitmen bersama dalam penanganan darurat yang sigap dan penuh tanggung jawab.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — Seorang balita berusia 3 tahun 11 bulan dilaporkan hanyut setelah diduga terpeleset masuk ke gorong-gorong saat mandi hujan di wilayah Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (9/4/2026) pagi, sekitar lima kilometer dari lokasi awal kejadian.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Yohan, mengatakan, peristiwa bermula pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Flamboyan, Srengseng, Kembangan.

“Korban diduga sedang mandi hujan bersama teman-temannya, kemudian terpeleset dan masuk ke dalam gorong-gorong hingga hanyut terbawa arus,” ujar Yohan dalam keterangannya, Kamis.

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung melakukan pencarian intensif sejak Rabu siang. Pencarian melibatkan unsur BPBD, Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Satpol PP, unsur kelurahan, TNI-Polri, serta relawan.

Korban atas nama Muhammad Haadi Khairul Haafizhi akhirnya ditemukan pada Kamis pukul 08.35 WIB di pembatas air Cengkareng Drain, Kelurahan Kedaung Kali Angke.

“Jarak lokasi penemuan kurang lebih lima kilometer dari titik awal kejadian. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan proses penanganan dinyatakan selesai pukul 08.35 WIB,” kata Yohan.

BPBD DKI mengimbau masyarakat, khususnya orangtua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat hujan deras, terutama di sekitar saluran air terbuka dan gorong-gorong yang berpotensi membahayakan.

Editorial Team