Petugas Damkar DKI Dibegal, Pramono Minta Satpol PP Kawal Laporan

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi kasus pembegalan terhadap petugas Damkar di Gambir dan meminta Satpol PP mengawal laporan ke aparat hukum.
- Insiden terjadi saat petugas Damkar melintas di Jalan KH Hasyim Asy’ari, Cideng, Gambir; korban diserang sekelompok pemotor hingga terjatuh dan mengalami kekerasan fisik.
- Kepala Dinas Damkar Bayu Meghantara membenarkan korban kehilangan motor, dua ponsel, serta uang tunai; kondisi korban kini membaik dan masyarakat diminta lebih waspada.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memberikan tanggapannya terkait aksi pengeroyokan terhadap seorang petugas pemadam kebakaran oleh kawanan pelaku begal di Jalan Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat.
Pramono mengaku baru mendengar informasi tersebut. Kendati demikian, ia meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar memberikan dukungan bantuan dan melakukan pengawalan pelaporan ke aparat penegak hukum.
"Kalau memang betul ada petugas Damkar yang dikeroyok oleh begal dan preman yang ada di Gambir, maka saya minta untuk Satpol PP memberikan support bantuan dan juga melaporkan kepada aparat penegak hukum," ujar Pramono dikutip laman resmi Pemprov DKI, Kamis (9/4/3026)
1. Tidak dapat ditoleransi
Ia menegaskan, aksi kriminalitas tidak dapat ditoleransi dan tidak boleh kembali terjadi di Jakarta. Gubernur menekankan bahwa Jakarta harus menjadi kota yang aman bagi siapa pun.
"Yang seperti ini tidak boleh terjadi karena ini main hakim sendiri. Apa pun negara kita adalah negara hukum," kata dia.
2. Petugas Damkar dibegal di Gambir

Diketahui sebuah video yang memperlihatkan seorang petugas Damkar DKI Jakarta menjadi korban begal sata melintas di Jalan KH Hasyim Asy'ari, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
Dalam video yang beredar, saat dia melintas ke arah Harmoni tiba-tiba dia dipepet oleh sejumlah pemotor hingga terjatuh. Petugas damkar itu bangkit dan berusaha membela diri dihantam pemotor lainnyadengan menggunakan konblok.
3. Korban kehilangan sepeda motor

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Damkar DKI Jakarta Bayu Meghantara, membenarkan llpetugas Gulkarmat Sektor Johar Baru yang menjadi korban pembegalan.
"Iya dan korban sudah sehat kembali" ucapnya saat dihubungi IDN Times, Selasa (7/4/2026).
Dalam insiden tersebut, korban kehilangan sepeda motor, serta dua unit ponsel dan sejumlah uang tunai. Bayu mengatakan peristiwa terjadi pada Kamis, 2 April 2026 sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, saat petugas dalam perjalanan pulang.
Petugas didekati oleh sekelompok pelaku yang menggunakan beberapa sepeda motor hingga mengalami tindakan kekerasan yang mengakibatkan luka serta kehilangan barang pribadi.
Dia berharap peristiwa ini dapat segera diproses dan ditindaklanjuti sesuai prosedur oleh pihak berwajib serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Saat ini, kondisi petugas sudah membaik dan kembali beraktivitas seperti biasa. Masyarakat diimbau waspada" imbuhnya.


















