Comscore Tracker

Angkat Tema Albino, Jurnalis IDN Times Raih Penghargaan APFI 2019

Lebih dari 45 pewarta foto raih penghargaan

Semarang, IDN Times - Dhana Kencana, jurnalis IDN Times Jawa Tengah meraih penghargaan acara tahunan Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2019. Foto berjudul "Mereka Juga Manusia" karya Dhana meraih penghargaan kategori People in News dalam ajang penghargaan pewarta foto bergengsi ini.

Penyerahan penghargaan dilangsungkan di Galeri Foto Jurnalistik Antara, Pasar Baru, Jakarta, Jumat (6/12) malam. Lebih dari 45 pewarta foto mendapat penghargaan dalam acara tahunan yang diselenggarakan sejak 2009 ini. 

Baca Juga: 7 Masalah Kesehatan yang Paling Sering Diderita Orang Albino

1. Dhana mengangkat tema tentang kampung dengan tingkat kelahiran Albino tertinggi di Indonesia

Angkat Tema Albino, Jurnalis IDN Times Raih Penghargaan APFI 2019Foto "Mereka Juga Manusia" karya Jurnalis IDN Times Jateng Dhana Kencana yang meraih Penghargaan APFI 2019. (IDN Times/Dhana Kencana)

Foto hasil karya Dhana Kencana berjudul "Mereka Juga Manusia" mengangkat tema tentang para penderita albino di Kampung Ciburuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Kampung tersebut merupakan daerah dengan tingkat kelahiran albino tertinggi di Indonesia. Kurangnya pigmen melanin pada rambut, kulit dan mata, mengakibatkan kehidupan orang albino (albinisme) di daerah tersebut lebih sulit. Sebab mereka rentan terkena paparan sinar matahari (daerah tropis), yang dapat menyebabkan kanker kulit dan kerusakan penglihatan yang parah," kata Dhana.

2. Berangkat dari keprihatinan dengan stigma sosial yang dialami penderita Albino

Angkat Tema Albino, Jurnalis IDN Times Raih Penghargaan APFI 2019Jurnalis IDN Times Jateng Dhana Kencana peraih penghargaan APFI 2019. (Dok. IDN Times)

Tak sampai di situ, para penderita Albino, menurut Dhana, juga kerap menerima stigma sosial. "Bahwa apa yang terjadi pada diri mereka kerap dikaitkan dengan sebuah kepercayaan dan mitos, yang dipengaruhi oleh hal-hal takhayul," kata dia.

Diakui atau tidak, albinisme di kampung ini tidak semuanya lahir dari orang tua yang juga mengalami kelainan genetik atau albinisme.

Kondisi tersebut menumbuhkan marginalisasi kepada mereka. Pada kenyataannya, mereka diterima di lingkungan paling dalam yaitu keluarga, yang masih terus mendukung dan menguatkan para albinisme.

"Sejatinya mereka adalah makhluk Tuhan dan juga sebagai warga negara Indonesia. Walau pun identitas tubuh mereka berbeda," kata Dhana.

3. Karya Dhana Kencana bersaing dengan ribuan foto dalam ajang APFI 2019

Angkat Tema Albino, Jurnalis IDN Times Raih Penghargaan APFI 2019Pengunjung menyaksikan pameran foto Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2019 di Galeri Foto Jurnalistrik Antara, Jakarta, Jumat (6/12/2019). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pd)

Sementara, Ketua Panitia APFI 2019 Muhammad Adimaja mengatakan penghargaan yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) ini merupakan kesembilan kalinya sejak 2009.

"Penghargaan di bidang fotografi ini menyeleksi 1.542 foto tunggal dan 191 rangkaian foto story dari 243 pewarta foto dan 87 peserta pewarta foto warga. Untuk penghargaan di bidang multimedia dengan menyeleksi enam karya multimedia dari enam peserta dari seluruh Indonesia, yang dinilai oleh dewan juri yang diketuai oleh Oscar Motulloh," kata Adimaja dalam keterangan tertulisnya.

Dari seluruh karya foto yang masuk, terpilih tujuh foto jurnalistik terbaik dari tujuh kategori, dan dua penghargaan khusus yakni foto jurnalistik "Photo of the Year 2019" dan "Life Time Achievement", serta penghargaan kepada tiga pemenang karya multimedia.

Tujuh foto terbaik dari tujuh kategori foto tunggal dan foto story bidang fotografi, yakni General News, Environment and Nature, Sport, Spot News, People in News, Art and Entertainment, dan Citizen Journalism.

Dua penghargaan khusus, Photo of the Year dan Life Time Achievement diberikan kepada foto jurnalistik terbaik dan individu, yang dinilai memberikan kontribusi besar dalam memajukan peran foto jurnalistik di Indonesia, khususnya.

Tahun ini penghargaan terbaik "Photo of the Year" diraih Muhamad Fahrur Rasyid yang pernah bekerja di Harian Saudagar Makassar, dan saat ini menjadi fotografer lepas dengan visual tentang petugas Basarnas mengevakuasi Nurul (15 tahun) dari tumpukan material gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

PFI juga memberikan penghargaan sepanjang masa kepada pewarta foto senior Arbain Rambey, sebagai mantan foto jurnalis Kompas yang karya-karyanya fenomenal, dan kerap mendapatkan penghargaan tingkat nasional maupun internasional.

"PFI yang berdiri pada 1998 sebagai organisasi dari sebuah tindak lanjut kebebasan pers yang lahir tatkala euforia reformasi 1998 di Indonesia, suatu periode dramatis yang dimulai sejak 1997 dan menemukan momentum sejarahnya pada Mei 1998 ketika kekuasaan rezim Orde Baru berakhir. Penghapusan kewajiban mendapatkan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) dan adanya jaminan kebebasan pers oleh Undang-Undang Pokok Kebebasan Pers mendorong munculnya penerbitan media-media baru, cetak, dan elektronik. Booming usaha penerbitan pers tersebut diikuti dengan meningkatnya jumlah pewarta foto," kata Adimaja.

4. Ini daftar pemenang APFI 2019

Angkat Tema Albino, Jurnalis IDN Times Raih Penghargaan APFI 2019Pembukaan Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2019

1. Karya Foto Tunggal

a. Art and Entertainment :
- Model Terjatuh karya Susanto/ Media Indonesia (Juara1)
- Penari Kesurupan karya Nyoman Hendra Adi Wibowo/ Antara Foto (Juara 2)
- Berebut Ikan dan Angpao karya Arief Budiman/ Radar Solo (Juara 3)
b. Environment and Nature :
- Letusan Gunung Krakatau karya Nurul Hidayat/Bisnis Indonesia (Juara 1)
- Water Bombing karya Abriansyah Liberto/ Tribun Sumsel (Juara 2)
- Paradise Treathened karya Ulet Ifansasti/Getty Images (Juara 3)
c. General News :
- Evakuasi Korban karya Muh. Fahrur Rasyid/Harian Saudagar Makassar (Juara 1 )
- Perempuan Tangguh karya Risa Ashari/geunta.com (Juara2)
- Pasien Campak karya Wisnu Widiantoro/Kompas (Juara 3)
d. People in News :
- Suku Dani karya Hariandi Hafid/Sopa Images (Juara1)
- Sutopo Berikan Update Penanganan Bencana karya Ismail Pohan/Indopos (Juara 2)
- Tolong Pak karya Jefri Tarigan/Freelance Fotografer (Juara 3)
e. Spot News :
- Menjarah Gudang Logistik karya Muhammad Adimaja/Antara Foto (Juara 1)
- Kecelakaan Bus Asli Prima karya Kristianto Purnomo/kompas.com (Juara 2)
- Kebakaran Kapal Ikan karya Nyoman Hendra Adi Wibowo/Antara Foto (Juara 3)
f. Sport :
- Datang dan Menang karya Chaideer Mahyuddin/AFP (Juara 1)
- Dive karya Hariandi Hafid/Sopa Images (Juara 2)
- Takdir Tuhan Lebih Indah karya Herry Ibrahim/Indo Sport (Juara 3)
g. Citizen Journalism :
- Peluk Ibu karya Paruhum AS Hutahuruk (Juara 1)
- Evakuasi Korban Terjebak Banjir karya Zikri Maulana (Juara 2)
- Pulang Kerja karya Muh. Ikhsan (Juara 3)

2. Karya Foto Story

a. Art and Entertainment :
- Ritual Perang Obor Pengusir Sengkala karya Yusuf Nugroho/Antara Foto (Juara 1)
- Blind Date Cinema karya Rivan Awal Lingga/Antara Foto (Juara 2)
- Perang Tomat karya Agoes Rudianto/Freelance Fotografer (Juara 3)
b. Environment and Nature :
- Jerat Ancam Satwa Langka karya Febrianto Budi Anggoro/Antara Foto (Juara 1)
- Is Any Of This Yours karya Agung Parameswara/The Jakarta Post (Juara 2)
- Riwayat Kelam Leo karya Sutanta Aditya/Freelance Fotografer (Juara 3)
c. General News :
- Menantikan Kebebasan di Tahanan yang Sesak karya Andri Ginting/beritagar.id (Juara 1)
- Deadly Earthquake karya Ulet Ifansasti/Getty Images (Juara2)
- Beta Maluku karya Agoes Rudianto/Freelance Fotografer (Juara 3)
d. People in News :
- Menyelamatkan Asep dari Borgol Jiwa karya Adhi Wicaksono/cnnindonesia.com (Juara1)
- Haru Biru Ianfu karya Rahmad Azhar Hutomo/National Geographic Indonesia (Juara 2)
- Mereka Juga Manusia karya Dhana Kencana/IDN news (Juara 3)
e. Spot News :
- Saat Gempa dan Tsunami Terjadi karya Muhammad Rifki/ Harian Umum Mercusuar (Juara 1)
- Selamat Dari Maut karya Mokhamad Zubaidillah (Juara 2)
- Hentakan Gempa Palu karya Dhoni Setiawan/The Jakarta Post (Juara 3)
f. Sport :
- Mendayung Prestasi Diantara Limbah karya Totok Wijayanto/Kompas (Juara 1)
- Mereka Garuda karya Bismo Agung/beritagar.id (Juara 2)
- Ricuh Suporter Bola karya Hayu Yudha Prabowo/Surya (Juara 3)
g. Citizen Journalism :
- Melawan Batas karya Alif Zaki Assidiqi (Juara 1)
- Berkunjung di Makam Raja Jalanan di Rawa Buaya karya Faisal Rahman (Nominator)
- Sampah Visual karya Didik Sulaiman (Nominator)

3. Karya Multimedia :

- Layar Tancap Tegar di Era Digital karya Ricky Julian/Media Indonesia (Juara 1)
- Hilang Tak Berbekas karya Ahmad Ridwan Nasution/imajipertiwi.com (Juara 2)
- Uchikowati, Berdamai dan Memaafkan Masa Lalu karya Abdul Aziz Prastowo/akurat.co (Juara 3)

4. Photo of The Year APFI 2019:

- Evakuasi Korban karya Muh. Fahrur Rasyid/Harian Saudagar Makassar

5. Penerima Life Time Achievement APFI 2019:

- Arbain Rambey (Mantan Fotografer Kompas).

 

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Konsumsi Pangan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Jateng Naik 5 persen

Topic:

  • Rochmanudin

Just For You