Jakarta, IDN Times - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, Tito Karnavian mengungkapkan, terdapat 25 desa hilang disapu bersih banjir bandang dan longsor Sumatra. Data tersebut, tersebar di dua provinsi, yakni Sumatra Utara dan Aceh.
Tito menjelaskan, pemerintah telah menyusun beberapa skenario menyikapi temuan ini. Pertama, warga di 25 desa tersebut terpaksa harus direlokasi ke tempat lain apabila daerahnya tidak bisa direkonstruksi karena kondisi daerah tersebut rawan bencana.
Hal itu disampaikan Tito Karnavian dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) usai menggelar rapat perdana setelah mendapatkan penugasan memimpin rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana banjir dan longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
"Kalau hilangnya itu memang sudah tidak bisa lagi, otomatis kan harus direlokasi. Mereka harus dipindahkan, dan kita akan tentu harus nyari satu, nyari tempat untuk relokasi desa itu," kata Tito di Kemendagri, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
