Deklarasi Partai Gema Bangsa di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Sabtu (17/1/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Dukungan terhadap Prabowo juga sebagai sikap untuk menghindari spekulasi politik dalam menjalankan visi dan roadmap politik Partai Gema Bangsa.
Selain itu, Joko menegaskan, dukungan Partai Gema Bangsa terhadap Prabowo bukanlah dukungan buta dan jinak. Sebab dukungan politik yang diberikan penuh syarat, di mana negara harus lebih kuat dari oligarki, politik harus lebih berdaulat dari modal, dan ekonomi harus kembali tunduk pada kepentingan nasional.
Partai Gema Bangsa berkomitmen akan terus mengawal dan menjaga visi dan roadmap politik, agar setiap periode pemerintahan tidak menjadikan tujuan Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi perayaan kosong.
Bagi Gema Bangsa, visi kemandirian dan kedaulatan tidak pernah lahir dari kompromi yang pengecut. Ia selalu lahir dari konflik, keberanian dan keputusan politik yang memutus masa lalu.
"Jika 2029 adalah pintu, maka Prabowo Subianto harus menjadi palu yang menghancurkan engsel lama. Jika 2045 adalah tujuan, maka hari ini adalah medan tempur penentu: apakah Indonesia akan berdiri sebagai bangsa mandiri atau selamanya menjadi republik yang dikelola tapi tidak pernah mandiri dan berdaulat," tegas Joko.