Jakarta, IDN Times - Pandemik COVID-19 berdampak pada double burden atau beban ganda perempuan yang kini punya tanggung jawab lebih untuk dampingi pendidikan anak sehingga dituntut punya kapasitas keterampilan lebih.
Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Lenny N. Rosalin, mengungkapkan peran perempuan atau ibu dalam pendampingan anak lebih banyak dari laki-laki. Pemilihan sekolah dan pendidikan lainnya kerap jadi tanggung jawab perempuan. Apalagi saat sekolah dialihkan ke rumah, perempuan pun mengambil alih peran jadi guru.
“Peran ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak menjadi penting, terutama dalam mencetak SDM generasi emas,” kata dia dalam webinar Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2022 secara virtual, dilansir Rabu (1/6/2022).
