Jakarta, IDN Times - Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperbarui data banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Per Kamis (15/1/2026) jumlah korban meninggal akibat banjir bertambah satu. Maka, total sementara jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra menjadi 1.190 jiwa.
Angka jumlah korban meninggal itu bisa terus bertambah lantaran masih ada 141 jiwa yang dilaporkan hilang. Sedangkan, sebanyak 131.521 warga masih tinggal di tempat pengungsian.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan, jumlah warga yang tinggal di tempat pengungsian menunjukkan tren penurunan yang signifikan.
"Sebanyak 64.021 jiwa telah kembali ke rumah atau lingkungan asalnya, terutama di Kabupaten Aceh Tamiang," ujar Abdul di dalam keterangan tertulis.
Penurunan jumlah pengungsi, kata dia, disebabkan pembangunan hunian sementara yang terus dikebut. Selain itu, akses jalan juga terus dibersihkan dan dibuka. Dengan begitu, kawasan pemukiman semakin kondusif untuk dihuni kembali.
