Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20251006-WA0148.jpg
Kepala BGN Dadan Hindayana berbicara di rakor BGN bersama tenaga gizi. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Intinya sih...

  • BGN akan mengangkat 32.000 PPPK mulai 1 Februari 2026.

  • Rekrutmen dibagi dalam dua gelombang, dengan mayoritas untuk Kepala SPPG.

  • Seleksi PPPK akan dilanjutkan hingga tahap 4 dengan jumlah formasi masing-masing 32.460.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengangkat 32.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai 1 Februari 2026. Rekrutmen akan dilanjutkan hingga tahap empat.

Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan, rekrutmen PPPK dibagi dalam dua gelombang. Sebanyak 2.080 pegawai diangkat menjadi PPPK pada gelombang pertama terhitung pada 1 Juli 2025.

Hal tersebut disampaikan Dadan Hindayana saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Sementara itu, pada tahap kedua, BGN telah melakukan seleksi terhadap 32.000 PPPK, dengan 31.250 khusus untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), 750 formasi untuk akuntan, dan 375 lainnya dialokasikan untuk ahli gizi.

"Mereka sudah melalukan pendaftaran dan tes dengan komputerisasi tes dan mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan nomor induk PPPK diperkirakan mereka akan jadi PPPK mulai pada 1 Februari 2026," kata dia.

Lebih jauh, Dadan mengatakan, BGN juga melanjutkan seleksi PPPK hingga tahap 3 dan 4 dengan jumlah formasi masing-masing 32.460. BGN telah berkoordinasi dengan Kemenpan RB dalam proses seleksi tersebut.

"Kami sudah melalukan koordinasi dengan Kemenpan RB untuk melakukan seleksi tahap 3 dan 4 juga akan dibuka secara umum dengan jumlah formasi masing-masing 32.460," kata Dadan Hindayana.

Editorial Team