Jakarta, IDN Times - Anggota DPR RI Edy Wuryanto menyoroti rencana Badan Gizi Nasional (BGN) mengangkat 32 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Februari 2026. Ia menyinggung adanya ketidakadilan perlakuan pemerintah, menyusul masih banyaknya guru dan tenaga kesehatan yang belum diangkat oleh negara.
Ia tidak ingin kebijakan ini justru menimbulkan kecemburuan sosial bagi para guru dan tenaga kesehatan (nakes) yang telah mengabdi lama kepada negara, tetapi belum diperhatikan secara serius oleh pemerintah.
"Yang tidak adil adalah, gitu lho yang tidak adil. Kan para nakes dan para guru protes yang sudah mengabdi lama," kata Edy Wuryanto dalam rapat bersama BGN di Gedung DPR RI, dikutip Jumat (23/1/2026).
