Jakarta, IDN Times - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian, mengatakan, biaya rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatra mencapai Rp100,2 triliun.
Pihaknya pun mendorong pemerintah provinsi (Pemprov) untuk membuat satgas berkaitan dampak bencana hidrometeorologi. Menurut dia, satgas tersebut penting untuk bisa saling berkoordinasi dengan baik bersama pemerintah pusat, termasuk mengenai pengaturan anggaran agar bisa berjalan efektif.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu mengatakan, pemerintah provinsi merupakan bagian kunci dalam pembentukan satgas tersebut.
“Di daerah ini harus dibuatkan semacam satgas, kalau bisa ada satgas provinsi. Sehingga nanti pengaturan mengenai kegiatan dan pengaturan mengenai anggarannya dikoordinasikan oleh bapak Gubernur,” ujar Tito dalam keterangannya, dikutip Minggu (3/5/2026).
Tito kemudian memberi contoh, Provinsi Aceh juga sudah ada satgasnya yang kepalanya dipimpin langsung oleh Gubernur Muzakir Manaf.
“Kalau di Aceh kasatgas adalah gubernur, tapi pelaksana harian adalah wagub. Nah di sini (sumut) kalau bisa diusulkan satgas provinsi. Sumbar juga nanti akan saya sampaikan,” ucap dia.
