Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bendung Katulampa.jpg
Kondisi Bendung Katulampa Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/1/2026). Dok Pos Jaga Bendung Katulampa.

Intinya sih...

  • Hujan di hulu menjadi pemicu utama, dengan level air naik dari 60 cm ke 90 cm dalam waktu singkat.

  • Debit air dari Katulampa memerlukan waktu perjalanan menuju hilir, berpotensi menyebabkan genangan atau luapan sungai di Jakarta.

  • Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kota Bekasi, Depok, hingga Tangerang Selatan diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas lebat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times - Warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung, mulai dari Bogor, Depok, hingga Jakarta, diminta meningkatkan kewaspadaan.

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bogor sejak Rabu (28/1/2026) dini hari menyebabkan Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa melonjak drastis.

Status Bendung Katulampa kini telah ditetapkan menjadi Siaga 3.
Kondisi debit air di Bendung Katulampa berubah signifikan hanya dalam waktu semalam. Jika pada Selasa malam kondisi masih terpantau normal pada level 40 sentimeter (cm), air mulai merangkak naik seiring hujan deras yang merata di kawasan Puncak.

"Selasa malam, TMA masih normal di angka 40 cm. Kemudian naik drastis saat hujan deras, dan saat ini sudah Siaga 3, yakni 90 cm," ujar Kepala Pengawas Bendung Katulampa, Andi Sudirman, Rabu, (28/1/2026) pagi.

1. Kronologi kenaikan TMA hingga menyentuh 90 cm

ilustrasi hujan asam (pexels.com/Pixabay)

Hujan yang tidak kunjung reda di kawasan hulu (Cisarua dan sekitarnya) menjadi pemicu utama.

Berdasarkan data petugas, kenaikan TMA berlangsung secara bertahap, dimulai pada Rabu dini hari TMA mulai naik ke 60 cm. Kemudian, pada pukul 05.00 WIB level air mulai menyentuh 80 cm. Lalu, air mencapai level 90 cm atau Siaga 3 mulai pukul 06.40 WIB.

2. Air diperkirakan tiba di Jakarta dalam 10-12 jam

Ilustrasi Banjir Jakarta. (Dok. Damkar DKI)

Meskipun saat ini kondisi Pintu Air Panus di Depok masih terpantau normal (110 cm), warga Jakarta tetap harus bersiap-siap. Debit air dari Katulampa memerlukan waktu perjalanan menuju hilir.

Andi memperkirakan aliran air ini akan sampai ke wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam kurun waktu 10 hingga 12 jam ke depan. Artinya, potensi genangan atau luapan sungai di Jakarta diprediksi terjadi pada sore atau malam hari ini.

3. BMKG peringatkan potensi hujan lebat di Jabodetabek

Branch Manager Multi Terminal Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, S Joko memperlihatkan perubahan cuaca yang terdeteksi dari layar citra satelit BMKG. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Bukan hanya kiriman air dari Bogor, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca lokal. Wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kota Bekasi, Depok, hingga Tangerang Selatan, diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas lebat sepanjang hari ini.

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan genangan diimbau untuk selalu memantau kanal informasi resmi dari BPBD dan otoritas setempat guna mengantisipasi banjir lokal maupun luapan sungai.

Editorial Team