TPST Bantargebang longsor. (Istimewa)
Anggota Rescue Disdamkarmat Kota Bekasi, Eko Uban menjelaskan, peristiwa longsor itu terjadi saat sejumlah truk sedang antre untuk membuang sampah yang diangkutnya sekitar pukul 14.30 WIB.
"Pada saat truk sampah antre mau buang sampah, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre tertimbun longsoran sampah," kata Eko.
Tak hanya sopir truk yang menjadi korban, kendaraan truk dan beberapa warga yang sedang berada di sebuah warung juga ikut tertimbun longsoran sampah.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta bergerak cepat mengaktifkan Operasi Tanggap Darurat menyusul peristiwa ini. Langkah cepat dan terkoordinasi langsung dilakukan untuk memastikan keselamatan petugas di lapangan, penanganan korban, serta stabilisasi area terdampak agar pelayanan pengelolaan sampah dapat segera dipulihkan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menegaskan, sejak laporan kejadian diterima, DLH langsung mengerahkan tim dan mengoordinasikan operasi penanganan bersama lintas instansi.
Tim gabungan yang terlibat antara lain Yon Armed 7/155 GS Kodam Jaya, BPBD DKI Jakarta, BPBD Kota Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Polsek Bantargebang, serta Koramil 05/Bantargebang. Asep Kuswanto memimpin langsung operasi tanggap darurat di lokasi.
“Begitu kejadian dilaporkan, kami langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat. Prioritas utama adalah keselamatan petugas, penanganan korban, serta percepatan evakuasi kendaraan yang tertimbun longsoran,” ujar Asep dalam keterangan.
DLH DKI juga menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa ini.