Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
British Council Bekali Ratusan Calon Mahasiswa Jelang Studi ke Inggris
Lebih dari 300 calon mahasiswa, orang tua, dan konselor sekolah mengikuti Study UK Pre-Departure Briefing (PDB) 2026 yang diselenggarakan oleh British Council secara luring di Fairmont Jakarta maupun daring melalui kanal Youtube dan Instagram. Kegiatan tahunan ini membekali calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke Inggris dengan panduan praktis, informasi terkini, serta wawasan langsung untuk mendukung transisi mereka menuju kehidupan dan studi di Inggris. (Dok. British Council)
  • Lebih dari 300 calon mahasiswa mengikuti Study UK Pre-Departure Briefing 2026 oleh British Council untuk mempersiapkan studi di Inggris melalui panduan praktis, informasi visa, dan adaptasi budaya.
  • Kegiatan ini menghadirkan alumni, orang tua, serta pakar yang berbagi pengalaman nyata tentang persiapan mental, akademik, dan kehidupan multikultural selama menempuh pendidikan di Inggris.
  • Jumlah mahasiswa Indonesia di Inggris meningkat menjadi 5.200 pada tahun akademik 2024/25, mencerminkan minat tinggi terhadap pendidikan internasional dan peluang global yang ditawarkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kegiatan Study UK Pre-Departure Briefing (PDB) 2026 yang diselenggarakan oleh British Council untuk membekali calon mahasiswa dengan informasi dan panduan sebelum melanjutkan studi ke Inggris.
  • Who?
    Lebih dari 300 calon mahasiswa, orang tua, konselor sekolah, perwakilan UK Visas and Immigration, Kedutaan Besar RI di London, PPI UK, alumni universitas Inggris, serta pakar dari British Council.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung secara hybrid di Hotel Fairmont Jakarta serta daring melalui kanal YouTube dan Instagram British Council.
  • When?
    Kegiatan dilaksanakan menjelang tahun akademik 2026 sebagai bagian dari persiapan keberangkatan mahasiswa Indonesia ke Inggris.
  • Why?
    Untuk membantu calon mahasiswa memahami proses visa, adaptasi budaya, kesiapan akademik, serta memperoleh wawasan praktis sebelum memulai studi di Inggris.
  • How?
    Kegiatan dilakukan melalui sesi presentasi, diskusi panel bersama alumni dan orang tua mahasiswa, tanya jawab interaktif, serta aktivitas persiapan seperti Pack and Prepare Challenge dan penyusunan vision board.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Lebih dari 300 calon mahasiswa, orang tua, dan konselor sekolah mengikuti Study UK Pre-Departure Briefing (PDB) 2026 yang diselenggarakan oleh British Council secara luring di Fairmont Jakarta maupun daring melalui kanal Youtube dan Instagram. Kegiatan tahunan ini membekali calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke Inggris dengan panduan praktis, informasi terkini, serta wawasan langsung untuk mendukung transisi mereka menuju kehidupan dan studi di Inggris. Setiap tahun, British Council menyelenggarakan Study UK Pre-Departure Briefing sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung mahasiswa yang akan memulai studi di Inggris.

Kegiatan ini diselenggarakan di tengah tingginya minat terhadap pendidikan tinggi di Inggris, baik di Indonesia maupun di kawasan Asia Tenggara. Pada tahun akademik 2024/25, tercatat sebanyak 39.140 mahasiswa dari negara-negara ASEAN menempuh pendidikan tinggi di Inggris. Dari jumlah tersebut, 5.200 mahasiswa berasal dari Indonesia, meningkat dari 4.990 mahasiswa pada tahun akademik 2023/24. Jumlah tersebut mencakup sekitar 13 persen dari seluruh mahasiswa ASEAN yang belajar di perguruan tinggi Inggris dan mencerminkan tingginya minat mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di Inggris.

1. Persiapan menyeluruh menuju kampus impian

Lebih dari 300 calon mahasiswa, orang tua, dan konselor sekolah mengikuti Study UK Pre-Departure Briefing (PDB) 2026 yang diselenggarakan oleh British Council secara luring di Fairmont Jakarta maupun daring melalui kanal Youtube dan Instagram. Kegiatan tahunan ini membekali calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke Inggris dengan panduan praktis, informasi terkini, serta wawasan langsung untuk mendukung transisi mereka menuju kehidupan dan studi di Inggris. (Dok. British Council)

Diselenggarakan secara hybrid (luring dan daring), kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari UK Visas and Immigration (UKVI), Kedutaan Besar Republik Indonesia di London, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Inggris (PPI UK), alumni lulusan universitas di Inggris, orang tua mahasiswa yang sedang menempuh studi di Inggris, serta para pakar dari British Council. Peserta memperoleh wawasan mengenai berbagai topik, mulai dari proses pengajuan visa, perencanaan keuangan, kesehatan dan kesejahteraan mahasiswa, adaptasi budaya, hingga berbagai layanan pendukung yang tersedia bagi mahasiswa internasional di Inggris.

"Belajar di Inggris dapat menjadi pengalaman yang membawa perubahan besar, membuka akses terhadap pendidikan kelas dunia, jejaring global, serta berbagai peluang yang akan bermanfaat sepanjang hayat. Melalui Study UK Pre-Departure Briefing, kami ingin membekali mahasiswa dan keluarga dengan pengetahuan, rasa percaya diri, serta jejaring yang mereka perlukan sebelum keberangkatan, sehingga mereka dapat memanfaatkan setiap peluang yang ditawarkan selama menjalani studi di Inggris," kata Summer Xia, Country Director Indonesia and Director South East Asia, British Council.

Sebagai organisasi internasional Inggris untuk kebudayaan dan pendidikan, British Council mendukung mahasiswa di setiap tahapan perjalanan pendidikan internasional mereka. Study UK Pre-Departure Briefing menjadi bagian penting dari dukungan tersebut dengan menghadirkan informasi tepercaya, panduan dari para ahli, serta pengalaman langsung dari mereka yang telah lebih dahulu menempuh studi di Inggris.

Program acara tahun ini meliputi:

  • Sesi persiapan studi di Inggris dan panduan sebelum keberangkatan dari British Council.

  • Pemaparan mengenai kebijakan visa terbaru dan proses pengajuan visa pelajar dari UK Visas and Immigration (UKVI), termasuk sesi tanya jawab secara langsung.

  • Presentasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di London mengenai layanan kekonsuleran serta dukungan yang tersedia bagi mahasiswa Indonesia di Inggris.

  • Berbagi wawasan dan tips praktis dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di Inggris (PPI UK).

  • Diskusi panel bersama alumni Inggris dan orang tua mahasiswa yang berbagi pengalaman dalam mempersiapkan keberangkatan serta beradaptasi dengan kehidupan di Inggris.

  • Sesi interaktif Explore the 4 Nations yang memperkenalkan kehidupan, budaya, serta peluang studi di England, Scotland, Wales, dan Northern Ireland.

Sepanjang kegiatan, peserta juga mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang dirancang untuk membantu mereka mempersiapkan kepindahan ke Inggris secara lebih matang. Aktivitas tersebut mencakup Pack and Prepare Challenge, serta sesi penyusunan vision board yang mendorong peserta merefleksikan tujuan dan harapan mereka selama minggu pertama menjalani kehidupan di Inggris.

2. Belajar dari mereka yang telah menjalaninya

Lebih dari 300 calon mahasiswa, orang tua, dan konselor sekolah mengikuti Study UK Pre-Departure Briefing (PDB) 2026 yang diselenggarakan oleh British Council secara luring di Fairmont Jakarta maupun daring melalui kanal Youtube dan Instagram. Kegiatan tahunan ini membekali calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke Inggris dengan panduan praktis, informasi terkini, serta wawasan langsung untuk mendukung transisi mereka menuju kehidupan dan studi di Inggris. (Dok. British Council)

Salah satu sesi utama dalam kegiatan ini adalah diskusi panel bertajuk "What I Wish I Knew: Real Stories from the UK Journey", yang menghadirkan alumni dan orang tua mahasiswa untuk berbagi pengalaman mengenai persiapan sebelum keberangkatan, proses beradaptasi di lingkungan baru, serta cara memanfaatkan berbagai peluang selama menempuh studi di Inggris.

Berangkat dari pengalaman pribadi, para narasumber membagikan berbagai pembelajaran praktis yang mereka peroleh sebelum maupun setelah tiba di Inggris. Mereka juga menjawab berbagai pertanyaan dari calon mahasiswa dan orang tua mengenai kehidupan akademik, akomodasi, kesehatan dan kesejahteraan mahasiswa, serta membangun jejaring pendukung selama tinggal di luar negeri.

Dewi Nur Aisyah – Study UK Alumni Awards Winner 2026 – Science and Sustainability mengatakan, hal terpenting yang perlu disiapkan sebelum studi di UK adalah mentalitas untuk belajar secara mandiri, terbuka, dan kritis. Sistem pendidikan di UK, kata dia, sangat mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menerima ilmu, tetapi juga mempertanyakan, menganalisis, dan membangun argumen sendiri berdasarkan evidence. Secara praktis, dia melanjutkan, calon mahasiswa juga perlu mempersiapkan kemampuan membaca literatur akademik, menulis secara terstruktur, mengatur waktu, dan beradaptasi dengan lingkungan yang sangat multikultural.

"Studi di UK bukan hanya tentang mengejar gelar, tetapi juga tentang membangun cara berpikir yang lebih luas, disiplin akademik yang kuat, dan keberanian untuk berdialog dalam komunitas global.”

3. Minat studi ke Inggris terus meningkat

Lebih dari 300 calon mahasiswa, orang tua, dan konselor sekolah mengikuti Study UK Pre-Departure Briefing (PDB) 2026 yang diselenggarakan oleh British Council secara luring di Fairmont Jakarta maupun daring melalui kanal Youtube dan Instagram. Kegiatan tahunan ini membekali calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke Inggris dengan panduan praktis, informasi terkini, serta wawasan langsung untuk mendukung transisi mereka menuju kehidupan dan studi di Inggris. (Dok. British Council)

Inggris terus menjadi salah satu destinasi pendidikan tinggi terkemuka di dunia, yang dikenal melalui kualitas institusi pendidikannya, keunggulan riset, serta lingkungan belajar yang beragam. Di kawasan Asia Tenggara, mobilitas mahasiswa menuju Inggris terus menunjukkan tren yang positif. Setelah Malaysia, Singapura, dan Thailand, Indonesia menjadi salah satu negara ASEAN dengan jumlah mahasiswa terbanyak yang menempuh pendidikan tinggi di Inggris.

Peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia tersebut mencerminkan tingginya minat untuk memperoleh pengalaman internasional, meraih kualifikasi yang diakui secara global, serta membangun jejaring yang bermanfaat bahkan setelah menyelesaikan studi. Menjelang dimulainya tahun akademik pada September dan Oktober 2026, Study UK PreDeparture Briefing tidak hanya menjadi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memperoleh informasi praktis, tetapi juga untuk terhubung dengan institusi pendidikan, alumni, serta sesama calon mahasiswa yang akan memulai perjalanan studi mereka di Inggris. Untuk informasi lebih lanjut mengenai studi di Inggris, kunjungi: www.britishcouncil.or.id/study-uk (WEB)

Curated For You

Editorial Team

Related Article