Jakarta, IDN Times – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan tidak ada ulama yang memanfaatkan santrinya untuk kepentingan pribadi atau pun tindakan menyimpang.
Menurut politikus yang akrab disapa Cak Imin itu, pimpinan pondok pesantren yang melakukan kekerasan seksual di Pati, Jawa Tengah, memang sudah punya niat awal untuk manipulasi.
“Tidak ada ulama yang memanfaatkan santrinya, kecuali orang itu memang sejak awal punya niat manipulasi. Kayak yang di Pati ini, sama sekali tidak pernah dikenal,” ujar Cak Imin di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).
