Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
CEK FAKTA: ASN Pemprov DKI Mabuk Obat-Obatan Keras Masuk Rumah Orang
ASN DKI yang diduga minum obat keras/ (Dok Instagram @sekitaran_jakut)
  • Video viral menampilkan ASN Pemprov DKI Jakarta berinisial NS yang tampak linglung dan masuk ke rumah warga, memicu dugaan mabuk obat-obatan keras.
  • Pihak Museum Bahari memastikan NS adalah staf mereka yang sedang menjalani rawat jalan karena kondisi kesehatan menurun, bukan akibat pengaruh obat terlarang.
  • Keterangan keluarga menyebut NS mengalami kecemasan berat, sementara Pemprov DKI menegaskan unggahan di media sosial tersebut merupakan misinformasi atau hoaks.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sebuah video yang menampilkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, diduga mabuk karena obat-obatan keras hingga masuk rumah warga viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @sekitaran_jakut, pria yang masih berpakaian dinas berwarna putih sedang diinterogasi warga, dan memperlihatkan kartu pegawai ASN Pemprov DKI.

"Saat diinterogasi, baik ditanya nama, dinas, dimana dan bertempat tinggal di mana, oknum ASN ini tidak bisa diajak komunikasi dengan baik, dan ngomongnya ngelantur," tulis caption akun Instagram tersebut.

Lalu benarkah pria tersebut ASN dan mabuk obat-obatan keras?

1. Pria yang viral ASN di Museum Bahari

ilustrasi ASN Pemprov DKI Jakarta. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Kepala Unit UP Museum Bahari Jakarta, Mis’ari, memastikan pria yang berada di video yang beredar merupakan ASN Pemprov DKI Jakarta berinisial NS, yang bertugas di Unit Pengelola (UP) Museum Bahari. Dia memang sempat ditemukan beristirahat di rumah warga di Jalan Lodan, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Namun, menurutnya, NS yang diviralkan tersebut dipastikan tidak melakukan perbuatan negatif.

"Dia sedang dalam kondisi kurang sehat dan tengah menjalani perawatan medis rawat jalan," ucapnya dikutip dari keterangan resmi di website Pemprov DKI, Selasa (17/3/2026).

2. Sempat mengalami rawat jalan

Layanan pasien cuci darah di RSCM, Kamis (12/2/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Mis’ari mengatakan, NS merupakan staf umum yang bertugas di Museum Bahari. Pihaknya juga telah melakukan penelusuran dan berkoordinasi langsung dengan keluarga untuk memastikan kondisi yang sebenarnya.

"Tadi malam saya sudah mendatangi rumah staf saya itu di kawasan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja. Berdasarkan keterangan keluarga, dalam satu bulan terakhir NS memang sedang menjalani rawat jalan di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta Utara," ujarnya.

3. Mengalami kecemasan bukan mabuk karena obat

Polres Aceh Utara menangkap dua terduga pengedar tramadol di Aceh. (Dokumentasi Humas Polres Aceh Utara untuk IDN Times)

Mis'ari menjelaskan, berdasarkan keterangan dari istri yang bersangkutan, dalam beberapa hari terakhir NS kerap mengalami kecemasan yang cukup intens.

"Informasi yang menyebutkan yang bersangkutan mengonsumsi minuman keras atau obat-obatan terlarang itu tidak benar," terangnya.

Ia menyayangkan munculnya unggahan di media sosial yang belum terverifikasi, dengan narasi menyebut NS sedang dalam kondisi mabuk akibat obat-obatan terlarang.

"Saya mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi serta memastikan kebenaran suatu peristiwa sebelum dipublikasikan," ajaknya.

Kesimpulan video yang beredar misinformasi atau hoaks, karena NS tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang, namun kondisi kesehatan sedang menurun.

Editorial Team