Jakarta, IDN Times - Selama 516 hari menjabat, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setiap kerjanya jadi sorotan. Salah satu indikator yang mencuat adalah penanganan kasus kekerasan terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus. Dalam waktu kurang dari 7x24 jam, aparat mengamankan empat prajurit intelijen aktif yang diduga terlibat.
Lewat akun Konten yang beredar di Instagram, termasuk dari akun @kalcer.post, mereka menyoroti klaim Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Dalam narasi tersebut, disebutkan adanya komitmen pemerintah untuk menindak pelaku tanpa impunitas, bahkan mengaitkan penangkapan anggota BAIS TNI sebagai bukti keseriusan negara.
Namun, bagaimana faktanya?
