Wakil Presiden, Ma'ruf Amin memulai perjalanan kunker ke Papua selama lima hari (dok. BPMI Setwapres)
Pada hari berikutnya, Rabu (5/6), Ma'ruf beranjak ke Wamena, Papua Pegunungan untuk meninjau papan informasi dan maket rencana pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan peninjauan pameran UMKM Dekranasda Provinsi Papua Pegunungan.
Kemudian pada hari keempat kunker, Kamis (6/6), Ma'ruf akan terbang ke Sorong, Papua Barat Daya untuk melanjutkan serangkaian agenda kerja. Adapun kegiatan pertama wapres adalah menghadiri Pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Papua Barat Daya.
Kemudian, Ma'ruf akan berkunjung ke wilayah pemukiman nelayan, Malawei untuk melakukan peninjauan dan penyerahan bantuan Paket Logistik Keluarga (PLK).
Lalu pada hari terakhir atau Jumat (7/6), Ma'ruf dijadwalkan meresmikan Peluncuran Sistem Informasi Percepatan Pembangunan Papua, RIPPP, dan SIPPP di Aston Sorong Hotel & Conference Center. Adapun setelah melaksanakan salat Jumat, Ma'ruf beserta Wury dan rombongan kembali ke Jakarta.
"Melalui kunker ini, masyarakat Papua diharapkan dapat merasakan dampak positif dari berbagai aspek, di antaranya terkait pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan ekonomi lokal," kata Staf Khusus (Stafsus) Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi, Masduki Baidlow dalam pernyataan resmi yang diterima IDN Times, Senin (3/6).
Masduki menambahkan, wapres berkomitmen tinggi untuk terus mendukung dan mempercepat pembangunan di tanah Papua demi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Oleh karena itu, wapres ingin melihat secara langsung persoalan masyarakat Papua agar dapat memberikan solusi yang efektif. Selain itu, kunker ini juga merupakan manifestasi dari prinsip yang kerap digaungkan wapres, yakni 'menggaruk di tempat yang gatal'," tutur dia.