Armada Global Sumud Flotilla yang Menuju ke Gaza. (x.com/turkishcentury).
Ia juga sempat menceritakan kondisi hidup di kapal yang menurutnya tidak mudah. Para relawan harus bertahan dengan keterbatasan air bersih dan terus menghadapi ombak selama perjalanan laut.
“Selalu terombang-ambing, kita harus terbiasa dengan goyangan itu. Terus ya berhadapan dengan seasick, jadi muntah. Habis itu jadi beradaptasi, hidup dengan selalu saltwater, air asin, mau wudhu pakai saltwater, mandi lap-lap dikit pakai saltwater,” kata Chiki.
Ia juga mengungkap bahwa ia belum pernah mengalami intersepsi oleh militer Israel. Namun, kapal yang sebelumnya ia naiki sempat diintersepsi setelah dirinya turun dari kapal tersebut untuk membantu persiapan keberangkatan delegasi Indonesia di Turki.
"Kalau saya tuh belum ada pengalaman di intersepsi. Kapal yang saya naikin Saf Saf di intersepsi ketika abis saya turun," ungkapnya