Jakarta, IDN Times - Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambangi kediaman Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada hari lebaran Idul Fitri 2026, Sabtu (21/3/2026).
Kehadiran Anies di kediaman SBY turut disambut Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kabar pertemuan ini diungkap oleh Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan. Ia mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk saling memaafkan.
"Momen Idul Fitri tentunya bagus untuk saling memaafkan apalagi tokoh-tokoh bangsa," kata Syarief, kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).
Syarief mengatakan pertemuan antara Anies, SBY, dan AHY bisa menjadi contoh bagi semua pihak untuk menjalin silaturahmi. Menurutnya saling memaafkan baik sesuai dengan ajaran agama.
"Bagus sebagai contoh untuk rakyat bahwa saling memaafkan itu adalah sesuai dengan ajaran agama kita," ungkapnya.
Kendati demikian, Wakil Ketua MPR 2019-2024 itu mengatakan, tidak ada topik pembahasan spesifik dalam pertemuan itu. Pertemuan antara tokoh tersebut hanya sebatas silaturahmi biasa.
"Hanya silaturahmi saja, tidak ada hal yang lain," ucapnya.
Sebelumnya, hubungan Anies, AHY dan SBY sempat menjadi sorotan publik menjelang Pilpres 2024. AHY sempat menjalani pendekatan bersama Anies yang diusung oleh Partai NasDem pada Pilpres 2024. Keduanya sudah sepakat membawa gagasan perubahan.
Untuk memuluskan koalisi ini, terbentuk tim 8 yang diinisiasi oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies pada Pilpres 2024. Tim kecil ini beranggotakan utusan dari tiap-tiap petinggi tiga partai koalisi pendukung Anies kala itu, yakni, NasDem, Demokrat, PKS plus perwakilan Anies itu sendiri.
Awalnya, Tim 8 dibentuk demi mencari tokoh yang digadang-gadang layak mendampingi Anies Baswedan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Saat itu masing-masing partai mengirim utusan. Partai Nasdem diwakili Sugeng Suparwoto dan Willy Aditya, PKS diwakili oleh Sohibul Iman dan Al-Muzammil Yusuf. Kemudian Demokrat mengutus Teuku Riefky Harsya dan Iftitah Sulaiman Suryanegara. Sementara dari perwakilan Anies, mengutus mantan Menteri BUMN Sudirman Said dan Dadang Dirgantara.
Sayangnya, tim ini bubar seiring kandasnya hubungan Anies putus dan AHY pada paruh kedua tahun 2023 setelah melewati pendekatan yang cukup panjang. Anies memutuskan menggandeng Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.
Deklarasi pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) digelar di Hotel Majapahit di Surabaya, pada Sabtu, 2 September 2023. Pasangan AMIN diusung oleh PKS, PKB, dan Partai NasDem.
