Jakarta, IDN Times - Di tengah sorotan terhadap pelatihan pada program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago memilih mengunjungi markas Rindam I/Bukit Barisan di Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara. Di sana, ia menyaksikan ratusan calon manajer yang dilatih bela negara.
Di hadapan ratusan calon manajer Kopdes, Djamari menegaskan, program Koperasi Desa Merah Putih dirancang untuk memudahkan warga desa mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah. Puluhan ribu gerai Kopdes akan dikelola calon manajer yang kini sedang berada di satuan pendidikan TNI.
Di sisi lain, Djamari menyadari, pengorbanan yang dilalui calon manajer Kopdes tidak mudah. Sebab, banyak dari mereka yang kini terpaksa jauh dari keluarga selama program pendidikan.
"Nah, untuk mengelola gerai itu, kalianlah yang akan ditempatkan di situ. Ini adalah untuk memajukan bangsa dan kalian mau menyisihkan waktumu. Kalian juga bersedia berpisah dengan anakmu, orang tuamu, atau suamimu, bila sudah menikah," kata Djamari dalam video yang dibagikan Kemenko Polkam, Selasa, 7 Juli 2026.
Atas pengorbanan itu, Djamari memberikan apresiasi kepada ratusan calon manajer Kopdes. "Hebat kalian semua!"
