Jakarta, IDN Times - Kebutuhan akan talenta digital yang siap kerja terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor. Tantangan industri digital kini tidak hanya terletak pada adopsi teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri.
Menjawab tantangan tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) menghadirkan Digistar, salah satu inisiatif strategis untuk menyiapkan generasi muda agar siap memasuki ekosistem digital nasional.
Direktur Wholesale & International Service Telkom Indonesia, Budi Satria Dharma Purba, menjelaskan Digistar dirancang khusus untuk membina talenta pra-kerja atau pre-employment talent. Program ini menyasar mahasiswa hingga lulusan baru agar memiliki kesiapan kompetensi sebelum terjun ke dunia kerja digital.
"Untuk meningkatkan kualitas mereka sehingga mereka bisa ready menjadi talenta digital, kita punya beberapa program. Salah satunya Digistar. Ini adalah program nurturing talenta pra-kerja, baik yang masih mahasiswa maupun fresh graduate,” ujar Budi, saat menyampaikannya dalam acara Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times, Kamis (15/1/2026).
Ia menambahkan, Digistar telah berjalan selama empat tahun dan menjadi bagian penting dari strategi Telkom dalam membangun sumber daya manusia digital yang berkelanjutan.
Menurutnya, Digistar tidak hanya menitikberatkan pada pembelajaran teori. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang aplikatif melalui pendekatan berbasis proyek.
Beragam aktivitas disediakan dalam Digistar, mulai dari program magang, pelatihan, hingga project-based learning. Para peserta dilibatkan langsung dalam proyek nyata agar dapat memahami tantangan, dinamika, dan kebutuhan industri digital secara langsung.
Selain itu, Telkom juga mengintegrasikan Digistar dengan program lain, seperti Innovillage. Program ini mempertemukan dosen dan mahasiswa dalam kolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan sosial di masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi digital.
"Innovillage menggabungkan dosen dan mahasiswa untuk melakukan social partnership. Jadi bukan hanya berhenti di teori, tapi bagaimana pembelajaran berbasis proyek ini bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Budi.
Ia menegaskan, pendekatan project-based learning menjadi kunci dalam mencetak talenta digital yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. Dengan pendekatan tersebut, Telkom berharap talenta yang dibina melalui Digistar mampu berkontribusi langsung dalam penguatan ekosistem digital sekaligus mendukung pembangunan nasional.
SAT 2026 by IDN Times digelar pada 14–15 Januari 2026 sebagai forum diskusi tahunan. Acara ini menghadirkan pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, serta tokoh inspiratif.
Mengusung tema “440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas”, SAT 2026 dirancang untuk menjangkau Milenial dan Gen Z.
Forum ini menjadi ruang pembahasan isu-isu strategis dan tantangan terkini. Rangkaian acara juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi melalui penghargaan “Inspiring Newsmaker of The Year 2026.”
