Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dinas Bina Marga Buat 5 Zebra Cross di Pancoran, Pac Man Masih Ada
Zebra cross viral bergambar PacMan di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Dinas Bina Marga DKI Jakarta sedang menata ulang lima zebra cross di Jalan Soepomo, Pancoran, dengan dua titik sudah rampung sejak 31 Maret 2026.
  • Pemerintah mengapresiasi inisiatif warga yang membuat zebra cross kreatif sebagai bentuk kebutuhan akan fasilitas penyeberangan aman di kawasan tersebut.
  • Pemprov DKI memastikan zebra cross bergambar PacMan tidak langsung dihapus dan tetap dibiarkan sementara sebagai bentuk penghargaan terhadap kreativitas warga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
30 Maret 2026

Dinas Bina Marga DKI Jakarta memulai penataan ulang lima zebra cross di Jalan Soepomo, Jakarta Selatan, secara bertahap.

31 Maret 2026

Hingga tanggal ini, dua titik zebra cross telah rampung dikerjakan. Kapusdatin Siti Dinar Wenny menegaskan bahwa zebra cross bergambar PacMan belum dibongkar dan masih ada di lokasi.

kini

Pemprov DKI Jakarta menyatakan tidak akan langsung menghapus zebra cross bergambar PacMan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas warga sambil menunggu proses standarisasi marka jalan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dinas Bina Marga DKI Jakarta sedang menata ulang lima zebra cross di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Pancoran–Tebet, termasuk lokasi yang viral karena bergambar PacMan, namun belum ada pembongkaran terhadap zebra cross tersebut.
  • Who?
    Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinar Wenny serta Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Jakarta Yustinus Prastowo memberikan penjelasan mengenai kondisi dan rencana penataan zebra cross.
  • Where?
    Pekerjaan dilakukan di lima titik sepanjang Jalan Prof. Dr. Soepomo, kawasan Pancoran hingga Tebet, Jakarta Selatan, termasuk depan Universitas Sahid dan seberang Sekolah Kinderfield.
  • When?
    Pengerjaan dimulai pada 30 Maret 2026 dan hingga 31 Maret 2026 dua titik telah selesai dikerjakan; proses lainnya masih berlangsung secara bertahap.
  • Why?
    Penataan dilakukan untuk menyesuaikan marka jalan dengan standar keselamatan pengguna jalan, sekaligus mengapresiasi inisiatif warga yang membuat zebra cross kreatif sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum.
  • How?
    Dinas Bina Marga melakukan pengerjaan bertahap di lima titik dengan mempertimbangkan kondisi lapangan; zebra cross buatan warga sementara tetap dibi
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinar Wenny menegaskan pihaknya belum menghapus atau membongkar zebra cross PacMan yang viral di Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

"Bukan (zebra cross Pac Man, jadi di Jalan Soepomo itu kan ada lima titik, salah satunya memang zebra cross yang dibuat masyarakat. Empat ini kita kejar Minggu ini yang dari Pancoran ke Tebet. Yang dua malam itu sudah selesai tapi bukan itu (viral)," ucapnya pada IDN Times, Selasa (31/3/2026).

1. Pengerjaan dilakukan bertahap

Zebra cross viral bergambar PacMan di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Dia menerangkan penataan ulang zebra cross sebanyak 5 titik di Jalan Soepomo, Jakarta Selatan, secara bertahap sejak 30 Maret 2026. Hingga 31 Maret 2026 pengerjaan telah rampung di dua lokasi.

"Dua lokasi itu depan Universitas Sahid arah Tebet, kemudian seberang Sekolah Kinderfield arah Tebet," katanya.

2. Dinas Bina Marga apresiasi insiatif warga

Zebra cross viral bergambar PacMan di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Wenny menyampaikan apresiasi terhadap titik penyeberangan yang sebelumnya diinisiasi oleh masyarakat. Inisiatif tersebut menjadi gambaran nyata kebutuhan warga akan fasilitas penyeberangan yang aman.

"Inisiatif warga akan dikembalikan, sesuai standar teknisnya pasti kita akan kembalikan tapi lihat kondisi di lapangan, jadi elum bisa dipastikan ya (dibongkar), pokoknya kita lihat situasi di lapangan karena masih terlihat trotoar yang dimanfaatkan warga nih," katanya

3. Pemprov akan biarkan zebra cross Pac Man

Zebra cross viral bergambar PacMan di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Jakarta, Yustinus Prastowo, meluruskan narasi yang beredar di media sosial seolah-olah zebra cross bergambar PacMan di Tebet akan langsung dihapus oleh pemerintah.

Menurut dia, pernyataan Dinas Bina Marga DKI Jakarta sebelumnya lebih kepada pengingat soal aturan marka jalan, bukan keputusan penghapusan.

“Banyak yang mengutip seolah-olah mau dihapus. Padahal Bina Marga hanya mengingatkan. Pertama, sudah mengapresiasi kreativitas warga. Kedua, akan dikerjakan setelah proses layering selesai. Ketiga, mengingatkan bahwa zebra cross itu ada regulasinya,” ujar Prastowo saat dikonfirmasi di Balai Kota.

Ia menjelaskan, keberadaan regulasi marka jalan bukan tanpa alasan. Standarisasi diperlukan demi keselamatan seluruh pengguna jalan, termasuk mereka yang memiliki gangguan persepsi visual atau spasial.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tidak serta-merta menghapus zebra cross bergambar PacMan yang telah dibuat warga di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Tebet.

“Tanpa mengurangi rasa hormat pada kreativitas warga, ada rencana standarisasi. Tapi untuk yang sekarang sudah dibuat sebagai bentuk apresiasi, kita biarkan dulu,” ucapnya.

Editorial Team