Pramono Minta Maaf Zebra Cross Sempat Hilang

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf atas hilangnya sebagian zebra cross di Jalan Soepomo dan mengapresiasi kreativitas warga yang membuat versi bergambar PacMan.
- Pramono menilai inisiatif warga tersebut sebagai bentuk kreativitas positif, namun menegaskan bahwa desain zebra cross harus tetap mengikuti aturan yang berlaku.
- Pemprov DKI berencana menata ulang zebra cross PacMan agar sesuai standar nasional dan internasional tanpa mengabaikan semangat kreatif warga.
Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta maaf karena zebra cross di Jalan Soepomo, Pancoran, Jakarta Selatan, hilang separuh selama beberapa bulan. Akibatnya, warga berinisiatif membuat zebra cross bergambar PacMan.
"Kami minta maaf untuk itu dan makanya saya bilang kreativitas warga, saya ucapkan terima kasih dan respek," ujar Pramono di Balai Kota, Selasa (31/3/2026).
1. Pramono terima kasih tapi zebra cross tidak sesuai aturan

Pramono mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah berinsiatif membuat zebra cross di kawasan tersebut. Namun, zebra cross yang viral karena bergambar PacMan tersebut tidak sesuai aturan.
"Untuk zebra cross kreativitas warga saya mengucapkan terima kasih. Hanya memang zebra cross itu kan juga ada aturan mainnya," kata Pramono.
2. Bentuk kreativitas yang positif

Menurut Pramono, pembuatan zebra cross di sisi sebelah kanan Jalan Soepomo tersebut merupakan kreativitas yang positif. Namun Pemprov DKI akan menyempurnakan ulang agar sesuai aturan.
"Menurut saya ini kan kreativitas yang positif, sehingga dengan demikian yang sekarang terjadi di lapangan kami sempurnakan lagi, kami kembalikan kepada aturan yang memang sudah diatur untuk zebra cross," kata dia.
3. Zebra cross akan ditata ulang

Pramono mengatakan, aturan pembuatan zebra cross tidak hanya berlaku secara nasional bahkan internasional sehingga Pemprov DKI akan mengembalikan konsep zebra cross sesuai aturan.
"Itu memang ada aturannya dan itu berlaku nasional, bukan hanya nasional, internasional. Sehingga dengan demikian sekali lagi kami memberikan apresiasi teman-teman yang kreatif, tetapi kami harus kembalikan ini kepada apa yang sudah menjadi aturan tentang zebra cross," kata dia.



















