Jakarta, IDN Times - Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto mendesak pemerintah segera melakukan pemetaan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini beraktivitas di kawasan Teluk, termasuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI), di tengah eskalasi perang antara Iran, Israel dan Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data penempatan PMI 2025, terdapat sedikitnya 463.250 PMI di Arab Saudi, 180.103 orang di Uni Emirat Arab, 77.329 orang di Qatar, serta 63.306 orang di Oman.
Jumlah tersebut menunjukkan kawasan Teluk merupakan salah satu episentrum penempatan pekerja migran Indonesia. Setiap eskalasi konflik otomatis berdampak pada konsentrasi besar WNI.
“Dengan jumlah PMI yang sangat besar di kawasan Teluk, pemerintah tidak boleh bersikap menunggu. Langkah antisipatif harus disiapkan sejak dini sebelum situasi memburuk,” kata Edy kepada jurnalis, Senin (2/3/2026).
