Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
DPR Soroti Food Estate Wanam, Dinilai Jadi Kebutuhan Jangan Panjang
Presiden Prabowo Subianto Tinjau Area Lumbung Pangan di Merauke (dok. Sekretariat Presiden)
  • Panggah Susanto menegaskan proyek food estate Wanam di Merauke penting untuk ketahanan pangan jangka panjang dan mengurangi ketergantungan impor pangan.
  • Iwan Setiawan menilai kebijakan PSN Wanam visioner karena memperkuat kedaulatan pangan nasional serta telah melalui kajian dampak lingkungan sesuai aturan.
  • Gifli Buiney mendukung penetapan Merauke sebagai lumbung pangan nasional karena lahan subur, iklim ideal, dan diyakini membawa manfaat langsung bagi masyarakat Papua.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada rencana bikin sawah banyak sekali di tempat namanya Wanam, di Papua Selatan. Katanya biar nanti orang Indonesia punya makanan cukup dan gak perlu beli dari negara lain. Pak Panggah dari DPR bilang itu penting banget. Ada juga Pak Iwan dan Pak Gifli yang setuju, karena tanah di sana subur dan bisa bantu orang Papua. Sekarang proyeknya masih dibahas supaya aman buat alam juga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto menilai Proyek Strategis Nasional (PSN) pengembangan kawasan lumbung pangan (food estate) berupa cetak sawah baru seluas satu juta hektare di Wanam, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan penting terutama untuk jangka panjang. Hal tersebut disampaikan Panggah di tengah munculnya kritik terhadap program proyek food estate di Merauke.

"Cetak sawah baru ini penting untuk ketahanan pangan jangka panjang, untuk antisipasi kebutuhan pangan yang meningkat, dan menghindari ketergantungan pangan dari negara lain," ujar Panggah kepada wartawan, Jumat (21/5/2026).

Anggota Fraksi Golkar DPR RI itu menilai, dalam jangka pendek, food estate juga dapat mengoptimalkan lahan mencapai kedaulatan pangan.

"Selain itu untuk capaian ketahanan pangan dalam jangka pendek dan menengah secara simultan juga dengan mengoptimalkan lahan yang ada," kata Panggah.

1. Food esfate proyek jangka panjang untuk ketahanan pangan nasional

Presiden Prabowo Subianto Tinjau Area Lumbung Pangan di Merauke (dok. Sekretariat Presiden)

Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menilai, proyeksi program cetak sawah Wanam difokuskan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia mengakui, food estate merupakan proyek jangka panjang sehingga ditengah dinamika global seperti sekarang proyek ini dinilai tetap dibutuhkan.

"Kebijakan PSN Wanam ini cukup visioner, karena ke depan negara global pun akan fokus dengan isu pangan mereka masing-masing. Karena, kalau isunya malah Indonesia defisit pangan, itu lebih bahaya lagi," kata Iwan, Jumat (22/5/2026).

2. Pemerintah dinilai antisipasi masalah amdal

Program food estate yang ditangani oleh Kementerian Pertanian. (Dokumentasi Kementerian Pertanian)

Lebih jauh, ia menilai, pemerintah telah melakukan kajian dampak lingkungan dari proyek food estate tersebut sesuai perundang-undangan yang berlaku.

"Dalam situasi tekanan global yang berefek ke kondisi ekonomi Indonesia saat ini, kita perlu membangun narasi-narasi optimisme dan bukan malah melakukan provokasi," kata dia.

3. Food etate Wanam dinilai bawa dampak bagi rakyat Papua

Presiden Prabowo Subianto Tinjau Area Lumbung Pangan di Merauke (dok. Sekretariat Presiden)

Ketua Umum DPP Pemuda Saireri Papua, Gifli Buiney, mengungkap alasan Merauke layak menjadi lumbung pangan, sebagaimana kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mendukung kebijakan Ketahanan Pangan Nasional di Papua.

Menurut Gifli, implementasi Program Ketahanan Nasional membawa dampak langsung bagi masyarakat Papua. Ia meyakini, ditetapkan Merauke sebagai salah satu daerah lumbung pangan juga tepat, karena kondisi lahan yang subur dan iklim ideal di daerah tersebut.

“Tentunya penentuan kabupaten Merauke sebagai lumbung pangan nasional karena beberapa faktor yang pertama daerah atau pun lahan pertaniannya yang luas, kemudian tanahnya yang subur dan iklimnya yang baik, sehingga penentuan kabupaten Merauke sebagai lumbung pangan nasional kami berpikir bahwa itu adalah langkah yang tepat yang telah dilakukan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar dia kepada IDN Times, Senin (24/2/2025).

Editorial Team