Jakarta, IDN Times - Rencana menjadikan Bandara Kertajati, Jawa Barat, sebagai pusat Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat C-130 Hercules milik Amerika Serikat menuai sorotan dari DPR RI. Pemerintah diminta berhati-hati karena proyek tersebut dinilai tidak sekadar kerja sama industri penerbangan, tetapi juga menyangkut kepentingan strategis dan kedaulatan negara.
Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin mengingatkan agar pemerintah mengkaji tawaran tersebut secara menyeluruh dan transparan.
“Keputusan menerima tawaran Amerika Serikat menjadikan Indonesia sebagai MRO hubs pesawat C-130 dan menetapkan Bandara Kertajati sebagai lokasinya harus dijalankan dengan sangat hati-hati dan transparan,” kata TB Hasanuddin kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
