Yusril Ihza Mahendra (IDN Times/Fitang Budhi Adhitia)
Yusril menjelaskan dirinya akan membantu presiden dalam hal kepastian hukum mengenai pertanahan di IKN. Selain itu, bantuan juga akan diberikan untuk mengorganisir peranan swasta yang berkeinginan membangun commercial area di IKN.
"Pembiayaan sepenuhnya dilakukan oleh swasta sesuai peruntukan lahan mengikuti master plan IKN. Tanpa pengembangan commercial area, IKN bisa menjadi kota hantu," kata dia.
Lebih lanjut, Yusril mengatakan, pihak swasta tidak ingin memberatkan dan membebani pemerintah. Dia menerangkan swasta ingin menanam modal dan membayar lahan sesuai ketentuan pemerintah.
Yusril mengklaim Presiden Jokowi menyambut baik masukan dan pendapatnya terkait pembangunan IKN. Untuk aspek-aspek hukum, Jokowi menyerahkan detail permasalahannya untuk didiskusikan dengan Pratikno dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.
"Presiden sangat antusias membahas IKN dan berharap pembangunan IKN dan kepindahan Ibu Kota ke Kaltim tersebut berjalan sesuai rencana," kata dia.