Bogor, IDN Times – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, mengkritisi rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp2 triliun. Iwan mengingatkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi agar rencana tersebut tidak menjadi beban finansial jangka panjang bagi masyarakat Jawa Barat.
Politisi PKS ini menegaskan, langkah mengambil utang dalam jumlah besar memerlukan ketelitian ekstra. Mulai dari perencanaan hingga eksekusi di lapangan.
Iwan mengatakan, setiap pinjaman yang diambil oleh pemerintah daerah akan dibayar menggunakan uang rakyat melalui APBD pada masa mendatang. Oleh karena itu, dia menuntut transparansi penuh terkait skema pinjaman tersebut.
"Setiap rupiah yang dipinjam oleh pemerintah adalah beban yang pada akhirnya akan ditanggung oleh masyarakat melalui anggaran daerah di masa depan. Oleh karena itu, transparansi mengenai bunga dan tenor pinjaman harus dibuka secara gamblang kepada publik melalui forum legislatif," ujar Iwan Suryawan dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (1/3/2026).
