Jakarta, IDN Times - Analisis digital yang dilakukan Drone Emprit mengungkap respons terhadap karya komedi satir Mens Rea karya Pandji Pragiwaksono tidak hanya berisi dukungan positif, namun ada juga kemunculan narasi tandingan yang tersebar di ruang digital.
Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, menyebut pola penyebarannya memunculkan tanda tanya terkait keseragaman dan kemungkinan adanya mobilisasi.
"Munculnya narasi yang relatif seragam di media sosial, seperti ‘Pandji Darurat Ide’ atau ‘Pandji Rusak Komedi’ memunculkan kecurigaan sebagian netizen akan adanya mobilisasi narasi tandingan," kata Fahmi di akun media sosial X, dikutip Jumat (9/01/2026).
Fahmi menyebut fenomena ini justru memperkuat persepsi materi Mens Rea menyentuh titik sensitif kekuasaan.
