Jakarta, IDN Times - Anggota Fraksi PDIP sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, menilai ambang batas parlemen (parlementary threshold) cukup berat bila diturunkan dari angka existing 4 persen. Ia menilai idealnya ambang batas parlemen mencapai 5 persen.
Politikus senior PDIP itu menyoroti komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR RI pada 2024-2029. Ia tidak yakin jika jumlah partai di parlemen bertambah akibat berkurangnya ambang batas, bisa bekerja secara efektif.
"Kalau di sini gak bisa kerja, gimana? Jumlahnya hanya terbatas? Atau mau kita turunkan? Yang 4 (persen) saja sudah mengkos-mengkos, apalagi 3 (persen), gitu ya. Saya kira kurang lebih pasti di atas 5 (persen) lah," kata Aria Bima, di Gedung DPR RI, dikutip Jumat (20/2/2026).
