Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya fenomena Super New Moon atau fase bulan perigee dan bulan baru, pada (17/5/2026). Fenomena itu memunculkan sejumlah fakta.
Pertama, Super New Moon bisa menyebabkan tinggi muka air laut meningkat. Bahkan, di wilayah pesisir, bisa menyebabkan banjir rob.
Fakta berikutnya, akibat meningkatnya tinggi muka air laut, proses bongkar muat di pelabuhan bisa terganggu. Sehingga, aktivitas masyarakat bisa terhambat.
"Potensi banjir pesisir yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat," tulis BMKG dalam keterangannya, dikutip Rabu (13/5/2026).
Fakta lainnya, Super New Moon disebabkan karena adanya kombinasi bulan baru dan perigee. Sehingga, bulan terlihat lebih besar dari biasanya.
