Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruangan Sekretaris Ditjen Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Sunarto, terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis. Dari penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah dokumen.
"KPK mengamankan sejumlah dokumen yang diduga ada kaitannya dengan perkara korupsi penerimaan suap terkait program quick win di bidang kesehatan berupa pembangunan rumah sakit daerah kelas D/D Prarama menjadi kelas C, melalui dana alokasi khusus (DAK) dan nonfisik pada Kementerian Kesehatan tahun anggaran 2025 di Kabupaten Kolaka Timur," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo pada Selasa (12/8/2025).
Diketahui, Abdul Azis ditetapkan sebagai tersangka usai terjaring OTT KPK pada Kamis, 7 Agustus 2025. OTT ini terkait dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur.
Selain Abdul Azis, KPK juga menetapkan empat tersangka lainnya. Mereka adalah Andi Lukman Hakim selaku PIC Kemenkes untuk
pembangunan RSUD, Ageng Dermanto selaku PKK proyek pembangunan RSUD di Kolaka Timur, Deddy Karnady selaku pihak swasta PT PCP, dan Arif Rahman selaku pihak swasta PT PCP.
Atas perbuatannya, para tersangka pemberi suap, yakni Deddy Kardany dan Arif Rahman dijerat Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.
Sementara Bupati Kolaka Abdul Azis, Lukman dan Ageng selaku tersangka penerima suap dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo. Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Geledah Kemenkes, KPK Sita Sejumlah Dokumen Terkait OTT Bupati Kolaka Timur

Gedung KPK (IDN Times/Aryodamar)
Curated For You
- Kasus Bupati Kolaka Timur, KPK Dalami Aliran Uang ke Pejabat Kemenkes12 Aug 2025, 18:59 WIB
Editorial Team
EditorDeti Mega Purnamasari
Related Article
Ada 26 Titik Api di Sumut, 15 Kabupaten Terdampak Asap08 Sep 2026, 22:14 WIB
Mengapa Elektrifikasi Wajib Dimulai dari Bus Publik?08 Sep 2026, 22:11 WIB
Kim Jong Un Resmikan Kang Kon, Kapal Perang Terbesar Korut08 Sep 2026, 22:03 WIB
Erupsi Anak Krakatau, DPR Ingatkan Bantuan Warga tak Boleh Terhenti08 Sep 2026, 21:50 WIB
Karhutla Meluas di Kalimantan, BNPB: Kualitas Udara Sudah Bahaya08 Sep 2026, 21:47 WIB
Prancis Catat Rekor Suhu September, Tembus 40 Derajat Celsius08 Sep 2026, 21:43 WIB
Anggaran Bencana Bali Rp21 Miliar, BPBD Berisiko Kewalahan08 Sep 2026, 21:33 WIB
Proses Refund Lama, Ibu Bawa Balita Terlantar 2 Hari di Bandara Soetta08 Sep 2026, 21:18 WIB
Gaji PM Singapura Naik Jadi Rp50,1 M, Tertinggi di Dunia08 Sep 2026, 21:16 WIB
Gunung Dempo Tak Terpengaruh Erupsi Anak Krakatau, Status Masih Waspada08 Sep 2026, 21:10 WIB
BMKG: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tak Sampai Jakarta Hari Ini08 Sep 2026, 21:03 WIB
Kubu Febrie Duga Ada Pencatutan Nama Pejabat Kejagung Penerima Rp40 M08 Sep 2026, 21:02 WIB
Grand Final Korea Kaja! Vol.3 Sukses Digelar, 12 Finalis Tampil08 Sep 2026, 21:02 WIB
Ekspor Aceh Tembus 366 Juta Dolar AS, Surplus Perdagangan 105 Juta Dolar AS08 Sep 2026, 21:01 WIB
Kartu ATM Bank Mandiri Hilang? Ini 4 Cara Tarik Tunai Tanpa Panik08 Sep 2026, 21:00 WIB
AS Gelar Operasi Rahasia 4 Bulan Basmi Ranjau Iran di Selat Hormuz08 Sep 2026, 20:53 WIB
Jurnalis Merdeka Ikut Rombongan Speedboat Hilang Kontak Liput Krakatau08 Sep 2026, 20:35 WIB
Pemprov Banten Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh hingga 11 September 08 Sep 2026, 20:31 WIB
Universitas Israel DO 100 Mahasiswa Palestina usai Kritik Perang Gaza08 Sep 2026, 20:26 WIB
Karhutla Kawah Ijen Masih Ada Titik Api Sulit Dijangkau08 Sep 2026, 20:16 WIB