Jakarta, IDN Times - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyoroti buruknya kondisi politik internasional yang ditandai dengan meningkatnya konflik bersenjata dan rivalitas geopolitik antarnegara adidaya. Situasi ini dinilai membuka kemungkinan nyata terjadinya Perang Dunia III yang akan membawa penderitaan luas bagi umat manusia, terutama negara-negara berkembang.
GMNI menilai eskalasi konflik di berbagai belahan dunia bukan lagi sekadar persoalan ideologis, melainkan cerminan dari perebutan kepentingan ekonomi-politik global. Dalam kondisi seperti ini, rakyat sipil kerap menjadi korban utama dari ambisi negara-negara besar.
