Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Minggu (8/2/2026). (dok. YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto menyediakan lahan seluas 4.000 meter persegi di depan Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk dibangun kantor ormas-ormas Islam, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Rencananya di sana akan dibangun gedung setinggi 40 lantai yang dapat dipakai oleh MUI dan ormas Islam lainnya. Sebelumnya, MUI memiliki gedung yang terletak dekat dengan markas Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.
"Hari ini saya bisa sampaikan bahwa sebagai Presiden RI, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter (persegi) untuk gedung bagi MUI dan badan-badan umat Islam seperti Badan Zakat Nasional serta ormas Islam lainnya yang membutuhkan ruangan," ujar Prabowo ketika menghadiri pengukuhan pengurus baru MUI di Masjid Istiqlal pada Sabtu (7/2/2026).
Pengumuman rencana itu disambut tepuk tangan meriah dari para pengurus dan umat Islam di Masjid Istiqlal.
"Rencananya akan dibangun gedung 40 lantai," imbuhnya.
Dia mengatakan, pembangunan gedung baru di depan Bundaran HI itu merupakan respons atas permintaan Menteri Agama, Nasaruddin Umar yang disampaikan beberapa bulan lalu.
"Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama mengatakan kepada saya, 'Pak, kantor MUI sekarang gak jelas (ada) di mana.' Saya pun maaf tidak tahu persis di mana kantor MUI," kata dia.
Dia mengatakan, ke depan sejumlah kantor dari institusi Islam akan berada di jantung ibu kota Jakarta. Posisi mereka akan berdampingan dengan hotel bintang lima dan pusat perbelanjaan kelas atas.
"Di Bundaran HI jangan hanya ada hotel mewah dan mal. Nanti, ada gedung yang diperuntukan lembaga-lembaga umat Islam," ujar Prabowo.