Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
H-4 Lebaran, Pemudik di Stasiun Pasar Senen Membludak
Pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)
  • Menjelang H-4 Lebaran 2026, Stasiun Pasar Senen mencatat lonjakan besar dengan 24.412 penumpang berangkat, menjadikannya salah satu hari tersibuk selama periode angkutan Lebaran.
  • Kepadatan terlihat di seluruh area stasiun, mulai dari ruang tunggu hingga lobi utama, membuat banyak pemudik harus duduk di lantai sambil menunggu jadwal keberangkatan.
  • Meskipun padat, kereta api tetap jadi pilihan favorit pemudik karena dinilai lebih nyaman dan terjangkau dibanding moda transportasi lain selama arus mudik Lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Memasuki H-4 jelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2026, arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, terus mengalami peningkatan signifikan.

PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat 24.412 penumpang berangkat dari stasiun tersebut, Selasa (17/3/2026), menjadikannya salah satu hari dengan volume tertinggi selama periode angkutan Lebaran tahun ini.

Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan lonjakan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi mudik. Secara keseluruhan, lebih dari 732 ribu tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.

1. Penumpang membludak, banyak yang duduk di lantai

Pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

Pantauan IDN Times di lokasi menunjukkan kondisi Stasiun Pasar Senen dipadati pemudik. Kursi ruang tunggu penuh terisi, sehingga sejumlah penumpang terpaksa duduk di lantai tanpa alas, sambil menunggu jadwal keberangkatan kereta.

Franoto menyebut kondisi ini merupakan bagian dari lonjakan penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.

“Volume penumpang hari ini, termasuk yang tertinggi selama masa angkutan Lebaran 2026,” katanya.

2. Lobi Stasiun Senen penuh, hampir tak ada ruang kosong

Pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

Tak hanya ruang tunggu, area lobi utama juga dipenuhi calon penumpang. Hampir di setiap sudut terlihat pemudik yang menunggu keberangkatan, membuat suasana Stasiun Senen terasa sangat padat.

Kepadatan ini menunjukkan tingginya pergerakan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama saat mudik Lebaran.

3. Pemudik tetap pilih kereta karena nyaman dan terjangkau

Pemudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)

Meski kondisi stasiun padat, sebagian pemudik tetap memilih kereta api, karena dinilai lebih nyaman dan ekonomis dibanding moda transportasi lain.

Salah satu pemudik asal Bekasi, Nia, mengaku memilih kereta api karena faktor harga dan kenyamanan. Ia juga merasakan langsung kepadatan di stasiun sejak pagi hari.

“Saya mau mudik ke Jombang, naik kereta soalnya lebih murah dan pastinya juga nyaman. Dari pagi juga udah ramai banget di sini, sampai gak dapat tempat duduk jadi lesehan,” ujar perempuan 22 tahun itu.

Sementara, hingga hari ini, Selasa, 17 Maret 2026, tercatat 54.216 penumpang berangkat dan 22.574 penumpang datang di wilayah Daop 1 Jakarta.

Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan terbesar dengan 24.412 penumpang, disusul Stasiun Gambir 17.657 penumpang dan Stasiun Bekasi 4.659 penumpang. Secara kumulatif sejak 11 hingga 17 Maret 2026, total penumpang berangkat mencapai 346.845 orang dan penumpang datang sebanyak 163.582 orang.

Editorial Team