Gubernur Jateng Lepas Mudik Gratis 2026 dengan Kereta di Senen

- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas program Mudik Lebaran Gratis 2026 di Stasiun Pasar Senen, memberangkatkan ribuan pemudik dengan kereta menuju Solo dan Semarang.
- Selain kereta, Pemprov Jateng menyediakan sekitar 325 bus untuk memfasilitasi 16.700 warga, terutama pekerja informal, agar bisa mudik gratis dan meringankan beban ekonomi mereka.
- Luthfi mengimbau pemudik tidak membawa pendatang ke Jakarta tanpa kepastian kerja serta menegaskan pentingnya keselamatan dan ketertiban selama perjalanan mudik tahun ini.
Jakarta, IDN Times - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara simbolis melepas program Mudik Lebaran Gratis 2026 melalui moda kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memfasilitasi masyarakat, untuk pulang kampung dengan aman dan nyaman.
1. Ribuan pemudik diberangkatkan dengan kereta secara gratis

Luthfi menjelaskan pemberangkatan mudik gratis melalui kereta api dilakukan dalam dua jadwal, yang diikuti ribuan pemudik.
“Dari Stasiun Senen sampai dengan Stasiun Solo Balapan dengan jumlah rangkaian 8 gerbong, 670 penumpang. Nanti jam 5 juga akan kita lepas 9 gerbong dengan jumlah 720 penumpang, tujuan Tawang Semarang,” ujar Luthfi.
2. Ribuan warga difasilitasi bus mudik gratis

Selain kereta api, Pemprov Jateng juga menyediakan ratusan bus untuk mengangkut pemudik dari Jakarta menuju kampung halaman di Jateng.
“Mudik gratis ini tidak hanya naik kereta api, masyarakat Jawa Tengah kita siapkan hampir 325 bus dengan asumsi jumlah 16.700 masyarakat Jawa Tengah pulang gratis ke Semarang,” kata Luthfi.
Luthfi menyebut, program ini menyasar pekerja informal seperti asisten rumah tangga, buruh bangunan, hingga ojek online, agar beban ekonomi mereka berkurang saat Lebaran.
3. Imbau pemudik tidak membawa pendatang ke Jakarta tanpa kepastian kerja

Luthfi juga mengingatkan para pemudik agar tidak membawa kerabat saat kembali ke Jakarta, tanpa kepastian pekerjaan.
“Apabila nanti pulang ke wilayah Jakarta lagi untuk tidak usah membawa saudara atau tetangga tanpa ada kepastian bahwa di Jakarta nanti akan kerja,” tegasnya.
Luthfi menambahkan pemerintah daerah di Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai program pemberdayaan, agar masyarakat dapat bekerja di daerah asalnya.
Menurut Luthfi, program mudik gratis ini juga bertujuan untuk menciptakan perjalanan yang lebih tertib, terkoordinasi, dan aman. Ia menekankan keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan mudik tahun ini, seiring tingginya jumlah pemudik yang diperkirakan mencapai 17,7 juta orang di Jawa Tengah.















