Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
H-7 Lebaran, Penanganan Longsor Tarutung-Sibolga Terus Dikebut
Penanganan longsor Tarutung-Sibolga (dok. Hutama Karya)
  • PT Hutama Karya mempercepat penanganan permanen titik longsor di ruas Tarutung–Sibolga untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026, dengan pembangunan Dinding Penahan Tanah sistem Borepile.
  • Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi dan memastikan jalur lintas Medan–Sibolga siap operasional menghadapi arus mudik mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.
  • Hutama Karya menegaskan komitmennya mendukung pemerintah melalui rekonstruksi pasca-bencana, menjaga kualitas konstruksi, serta menyiagakan personel di jalur rawan guna mengantisipasi kendala cuaca.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat penanganan permanen titik longsor di ruas jalan nasional Tarutung–Sibolga, Sumatra Utara. Hal itu dilakukan guna menjaga keandalan akses masyarakat menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo pun meninjau langsung progres pekerjaan di Desa Lobu Pining, Kecamatan Adian Koting tersebut.

Peninjauan difokuskan pada penanganan badan jalan yang mengalami longsor. Hal itu diperbaiki melalui pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) dengan sistem perkuatan Borepile pada STA 16+350 dan STA 16+550 yang dikerjakan oleh Hutama Karya.

1. Jalur lintas Medan-Sibolga siap operasional

Menteri PU Dody Hanggodo. (IDN Times/Trio Hamdani)

Dody pun mengonfirmasi bahwa jalur lintas Medan–Sibolga saat ini dalam kondisi siap operasional.

“Kalau tadi sepanjang jalan kita lihat mulai dari Medan, sudah bagus. Kalau dari sisi kesiapan jalan, menurut saya pribadi sudah sangat oke. Saya yakin sudah siap untuk menghadapi arus mudik di H-7 sampai dengan H+7,” ujar Dody, dikutip Jumat (13/3/2026).

2. Mitigasi bencana

Tumpukan kayu yang terbawa arus banjir Sibolga (commons.wikimedia.org/IHLubis)

Adapun terkait mitigasi bencana, Dody menambahkan bahwa tim di lapangan telah disiagakan untuk penanganan cepat.

“Begitu longsor kita langsung bersihkan sehingga masyarakat tidak terganggu terlalu lama mobilitasnya,” kata dia.

3. Keterlibatan Hutama Karya

Hutama Karya menggunakan alat berat untuk proses pemulihan jalur Lembah Anai pasca banjir bandang dan longsor. (Dok. Hutama Karya)

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani menjelaskan, keterlibatan Hutama Karya dalam penanganan titik longsor ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai mitra strategis pemerintah.

“Hutama Karya telah hadir mendampingi pemerintah sejak tahap awal rekonstruksi pasca-bencana di akhir tahun lalu. Kehadiran kami secara konsisten di lokasi merupakan komitmen nyata untuk memulihkan konektivitas nasional. Melalui penanganan permanen ini, kami berharap dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat agar perjalanan mudik tahun ini tetap aman, lancar, dan produktif,” tutur Hamdani.

Hamdani menambahkan, Hutama Karya terus memastikan aspek kualitas dan keamanan konstruksi di lapangan tetap menjadi prioritas, sekaligus menyiagakan personel di sepanjang jalur rawan guna mengantisipasi kendala cuaca selama periode hari raya mendatang.

Editorial Team