Jakarta, IDN Times - Suasana sepi terlihat pada hari pertama penerapan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jumat (10/4/2026). Pemerintah menerapkan kebijakan WFH sebagai bagian dari upaya menghemat energi, lantaran perkembangan geopolitik di Timur Tengah. WFH baru diterapkan hari ini lantaran Jumat pekan lalu merupakan hari libur nasional.
Ketika IDN Times tiba pada pukul 10.00 WIB, bus-bus yang biasanya digunakan untuk mengantar jemput ASN Kemhan tak terlihat di tempat parkir dekat pintu masuk Kemhan. Meski begitu, aktivitas pelayanan publik tetap berjalan.
Hal itu terlihat di pos pengaman yang berada di depan dan belakang Gedung Kemhan. Langkah untuk menerapkan skema empat hari kerja telah disampaikan Kemhan sejak akhir Maret lalu.
"Kementerian Pertahanan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara terukur dan bertahap, sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika geopolitik global yang memengaruhi stabilitas energi," ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait, di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.
