Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Idul Fitri 1447 H, Cak Imin: Kita Ingin Masyarakat Bangkit Bersama
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (dok.PKB)
  • Cak Imin mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai energi kolektif untuk bangkit bersama, memperkuat ekonomi keluarga, dan mewujudkan keadilan sosial melalui pemberdayaan.
  • Ia menekankan Idul Fitri sebagai momentum mempererat persatuan bangsa di tengah keberagaman dengan semangat saling memaafkan dan menjaga kebersamaan.
  • Cak Imin mengingatkan agar semangat Ramadan terus hidup lewat solidaritas sosial serta menyampaikan permohonan maaf dan doa bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berharap, semangat Idul Fitri dapat menjadi energi kolektif bangsa untuk melangkah lebih kuat, bersatu, dan berdaya dalam menghadapi masa depan. Menurutnya pemberdayaan merupakan kuncinya.

“Pemberdayaan adalah kunci. Kita ingin masyarakat bangkit bersama, saling menguatkan ekonomi keluarga, mendukung usaha kecil, dan membuka peluang bagi sesama. Dari situlah keadilan sosial bisa kita wujudkan,” ujar Cak Imin dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).

1. Momentum merawat persatuan

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (dok.PKB)

Menurut Cak Imin, Idul Fitri bukan sekadar perayaan spiritual, tetapi juga momentum mempererat ikatan kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia.

“Idul Fitri adalah saat terbaik untuk merawat persatuan. Di tengah perbedaan, kita dipertemukan oleh nilai yang sama: saling memaafkan, saling menguatkan, dan saling menjaga sebagai satu bangsa,” ujarnya.

2. Semangat Ramadan tak boleh berhenti di hari raya

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, saat berbelanja di GG Mart milik GMIT di Kota Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat itu juga mengatakan pentingnya solidaritas sosial, terutama dalam membantu sesama yang membutuhkan.

“Semangat Ramadan tidak boleh berhenti di hari raya. Justru di Idul Fitri, solidaritas harus semakin nyata—hadir dalam kepedulian kepada tetangga, perhatian kepada yang lemah, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.

3. Cak Imin sampaikan maaf

Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat melakukan CKG pada Senin (10/2/2025). (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar PKB, ia menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PKB, atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar PKB menghaturkan taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal ya karim. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.

Editorial Team