Comscore Tracker

2 Petugas KPPS Keguguran Saat Penghitungan Surat Suara di TPS 

Mereka pahlawan demokrasi!

Lamongan, IDN Times- Dua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengalami keguguran ketika proses penghitungan surat suara di tingkat TPS Kecamatan Brondong, Lamongan, Jawa Timur.

Keduanya adalah Siti Mujazilah yang bertugas di TPS 40 Desa Brengkok dan Ana Rahmawati, petugas KPPS di TPS 05 Desa Sumberagung. Beruntung, keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk selanjutnya diberikan perawatan oleh tim medis.

Komisioner KPU Lamongan MH Fathkurrohman mengatakan, belum mengetahui penyebab kedua petugasnya mengalami keguguran saat bertugas. "Untuk faktornya sendiri mungkin pihak dokter rumah sakit yang bisa menjelaskan hal ini," kata Fathkurrohman, Kamis (25/4).

Baca Juga: [UPDATE] Petugas KPPS Pemilu 2019 Meninggal Dunia Menjadi 144 Orang

1. Sebanyak 23 Penyelenggara Pemilu sakit akibat kelelahan

2 Petugas KPPS Keguguran Saat Penghitungan Surat Suara di TPS IDN Times/ Istimewa

Selain mengalami keguguran, ada juga anggota KPPS yang jatuh sakit. Hingga Kamis (25/4), total jumlah petugas penyelenggara pemilu di Kabupaten Lamongan yang mengalami sakit akibat kelelahan saat bertugas sudah mencapai 23 orang.

Mereka sudah mendapatkan perawatan intensif, baik di rumah sakit maupun di beberapa Puskesmas di wilayah Lamongan. "Total ada 23 petugas kami yang sakit, tapi Alhamdulillah kondisi mereka berangsur-angsur membaik," ucap Fathkurrohman.

2. Satu orang meninggal secara mendadak

2 Petugas KPPS Keguguran Saat Penghitungan Surat Suara di TPS IDN Times/ Istimewa

Dari 23 petugas, lanjut Fatkhurrahman, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia, yang berasal dari Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi. Ia meninggal usai mengunci ruang penyimpanan kotak dan surat suara di TPS desa setempat.

Korban meninggal secara mendadak dan belum sempat dilarikan ke rumah sakit di Lamongan. "Selain banyak yang sakit akibat kelelahan, ada juga yang meninggal dunia," ucapnya.

3. Petugas yang sakit akan diberikan santunan

2 Petugas KPPS Keguguran Saat Penghitungan Surat Suara di TPS pixabay.com/rawpixel

Lebih lanjut ia mengatakan, berdasarkan informasi yang ia terima, para petugas yang gugur dalam bertugas juga akan diberikan santunan oleh KPU RI dan pemerintah.

Namun bagi petugas yang sakit dan terbaring di rumah sakit, masih dilakukan koordinasi dengan KPU, apakah memperoleh bantuan atau tidak.

"Masih kita lakukan upaya untuk memperoleh bantuan bagi petugas kami yang sakit, sedangkan bagi petugas yang gugur akan diberikan santunan," pungkasnya.

Baca Juga: Minim Personil Situng, Penghitungan di Lamongan Terancam Molor

Topic:

  • Sunariyah

Just For You