Comscore Tracker

Soal Video dan Somasi Gubernur Kalsel, Ini Kata Kuasa Hukum Sahbirin

Penyebaran video akan ditindaklanjuti secara hukum

Balikpapan, IDN Times - Baru-baru ini beredar luas di media sosial video terkait banjir di Kalimantan Selatan yang menyebut-nyebut nama Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Terlihat dalam video berdurasi 11 detik tersebut, seseorang menggabungkan cuplikan pernyataan Sahbirin saat Debat Kandidat Pilgub Kalsel dengan situasi saat dia meninjau lokasi bencana di daerahnya.

"Kalau persoalan banjir, alhamdulillah, ada yang lalu aja," ucap Sahbirin Noor yang juga akrab disapa Paman Birin, dalam video itu.

Namun, beredarnya video tersebut berbuntut panjang. Tim hukum Paman Birin menyatakan, akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan pembuat dan penyebar konten video ke kepolisian lantaran disebut sebagai ujaran kebencian.

Baca Juga: Banjar dan Tanah Laut Paling Parah Terdampak Banjir di Kalsel

1. Tim pengacara Sahbirin akan menempuh jalur hukum

Soal Video dan Somasi Gubernur Kalsel, Ini Kata Kuasa Hukum SahbirinIsteri dan anak Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah Kalsel evakuasi mandiri usai dilanda banjir (Walhi Kalimantan Selatan)

Kuasa hukum Paman Birin, Syaifudin mengatakan, pihaknya akan menempuh proses hukum terhadap setiap orang yang membuat dan sengaja menyebarkan foto, video, dan narasi yang tidak sesuai fakta sehingga merugikan kliennya.

"Akan kami tanggapi secara hukum setelah masa banjir selesai," kata Syaifudin saat dihubungi IDN Times melalui Whatsapp, Selasa (19/1/2021).

2. Video yang beredar dinilai sebagai fitnah terhadap Paman Birin

Soal Video dan Somasi Gubernur Kalsel, Ini Kata Kuasa Hukum SahbirinGubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor setelah menerima bantuan untuk para korban banjir dari pemerintah pusat pada Sabtu (16/1/2021) (Dok.IDN Times/Istimewa)

Syaifudin menilai bahwa video yang beredar dan memicu perbincangan luas di medsos, bermuatan hoaks. Dia pun berniat mengajukan gugatan hukum menggunakan pasal-pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Hindari perbuatan hoaks di media sosial yang meresahkan masyarakat," ucap dia.

3. Fokus untuk penanganan banjir terlebih dahulu

Soal Video dan Somasi Gubernur Kalsel, Ini Kata Kuasa Hukum SahbirinPresiden Joko Widodo yang berada di dalam mobil kepresidenan melintasi banjir di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/1/2021) (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Untuk saat ini, kata Syaifudin, semua pihak khususnya Gubernur Sahbirin tetap akan memfokuskan diri terlebih dahulu pada penanganan banjir di Kalsel.

Syaifuddin meminta masyarakat ikut fokus membantu semampunya agar korban banjir bisa segera ditangani.

"Fokus pada penanganan banjir saja dulu," ucap dia.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Banjir di Kalsel Terbesar dalam 50 Tahun

4. Isi surat somasi dari kuasa hukum Gubernur Kalsel

Soal Video dan Somasi Gubernur Kalsel, Ini Kata Kuasa Hukum SahbirinIsi somasi kuasa hukum Gubernur Kalsel/Istimewa

Sebelumnya kuasa hukum Sahbirin Noor telah melayangkan surat somasi kepada oknum yang menyebarluaskan potongan video pernyataan Gubernur Kalimantan Selatan soal banjir.

Berikut isi surat somasi yang tersebar luas di sejumlah Grup Whatsapp:

Mengingat dalam suasana bencana banjir telah beredar di media sosial foto dan atau video dan atau narasi yang memuat ujaran kebencian, fitnah dan atau pencemaran nama baik pada seseorang dan atau kelompok orang, khususnya yang ditujukan kepada H Sahbirin Noor (Paman Birin), yang sengaja dibuat dan atau diedit dan atau dinarasikan yang tidak sesuai dengan fakta dan atau kontesnya, maka dengan ini kami selaku Tim Hukum H Sahbirin Noor MEMPERINGATKAN DAN ATAU MENEGUR, agar berhenti membuat konten dan atau menyebarkannya. Kami sudah menginventarisir fakta hukum pihak-pihak yang membuat dan mengupload dan membagikannya di media sosial, untuk nantinya setelah musibah banjir berakhir, KAMI LAPORKAN KE KEPOLISIAN atas TINDAK PIDANA/KEJAHATAN yang diatur dalam UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK.

Kami juga menghimbau agar stop memuat foto dan atau video dan atau narasi yang berisi fitnah dan ujaran kebencian, mari kita membantu masyarakat secara nyata dalam menghadapi musibah banjir ini.

Banjarmasin, 17 Januari 2021

Baca Juga: Banjir Parah di Kalsel, Walhi Kecewa Jokowi Tak Singgung Deforestasi  

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya