Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Istana Bantah Menkeu Purbaya Kena Reshuffle Diganti Chatib Basri
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Trio Hamdani)
  • Istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada rencana reshuffle kabinet, khususnya terkait posisi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
  • Prasetyo membantah isu yang menyebut Chatib Basri akan menggantikan Purbaya sebagai Menkeu dan meminta publik tidak mengaitkan nama tokoh tertentu dengan kabar tersebut.
  • Ia menambahkan, keputusan pergantian menteri hanya akan diumumkan jika Presiden merasa perlu melakukan penyegaran, sementara isu yang beredar dianggap sulit dicegah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Katanya banyak orang bilang Pak Purbaya mau diganti jadi Menteri Keuangan sama Pak Chatib. Tapi Pak Prasetyo bilang itu tidak benar. Dia bilang Presiden belum mau ganti siapa-siapa. Katanya belum ada rencana ubah menteri sekarang. Jadi semuanya masih kerja seperti biasa dan kabarnya cuma omongan orang saja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pernyataan tegas dari Mensesneg Prasetyo Hadi menunjukkan komitmen pemerintah menjaga stabilitas dan kejelasan arah kebijakan di tengah beredarnya isu reshuffle. Penegasan bahwa keputusan kabinet didasarkan pada pertimbangan presiden, bukan rumor, mencerminkan transparansi dan fokus kerja pemerintahan dalam menjalankan tugasnya tanpa terpengaruh spekulasi publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi membantah adanya isu yang menyebut akan dilakukan perombakan atau reshuffle kabinet terkait posisi Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa digantikan Chatib Basri. Ia menegaskan, tidak ada rencana pergantian Menkeu.

"Tidak ada, tidak ada, tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan, berkali-kali juga sudah kami, kami sampaikan tidak ada rencana reshuffle, maka juga mohon maaf sekali lagi jangan dikait-kaitkan dengan isu yang beredar atau berkembanglah nama tokoh si A, si B, si C," kata dia saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026).

"Karena memang sesungguhnya tidak sedang ada rencana pergantian itu. Nanti kalau memang kita merasa, tidak hanya salah satu kementerian ya, kalau memang presiden merasa harus ada penyegaran atau perubahan, pada waktunya nanti akan disampaikan kepada masyarakat," sambungnya.

Lebih lanjut, Prasetyo tak memungkiri, beredarnya isu reshuffle sering jadi perbincangan hangat dan sulit dicegah.

"Ya susah juga, karena kita kan begini ya, maksudnya, memang ya namanya isu di ya, apalagi kalau dikaitkan dengan sesuatu yang berkembang di masyarakat, itu tidak bisa juga kita, kita cegah ya, kita tahan. Tetapi yang pasti bahwa kita bekerja tidak berdasarkan atau tidak karena isu," imbuh dia.

Editorial Team

Related Article