Jakarta, IDN Times - Seorang jemaah haji Indonesia berinisial SMP, usia 73 tahun, asal Embarkasi Kertajati kloter KJT-14, dilaporkan wafat setelah sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan saat berada di bandara, Minggu (3/5/2026).
Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir, menjelaskan jemaah tersebut mengalami penurunan kesadaran saat menjalani proses imigrasi di bandara. Petugas kemudian segera melakukan penanganan awal dan merujuk jemaah ke klinik bandara untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
“Jemaah berinisial SMP, usia 73 tahun, dari Embarkasi Kertajati KJT-14, sempat turun kesadarannya saat proses imigrasi di bandara. Begitu diketahui kondisinya menurun, petugas langsung melakukan penanganan dan jemaah dibawa ke klinik bandara,” ujar Abdul Basir di Madinah, dalam keterangannya, Minggu.
Abdul Basir mengatakan kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci menjadi ruang pertama pelayanan yang menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh petugas. Setiap jemaah yang tiba membawa kondisi fisik yang berbeda, terlebih setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Air menuju Arab Saudi.
