Jakarta, IDN Times - Sepekan usai pengungkapan pelaku teror air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, tiba-tiba mandek. Belum ada perkembangan signifikan yang muncul hingga sekarang.
TNI hingga kini mengaku masih terus melakukan penyidikan terhadap keempat tersangka. Momen penyidikan itu, menurut pihak TNI, terpotong oleh momen Idul Fitri. Itu sebabnya TNI meminta publik untuk sabar menunggu.
"Perlu saya sampaikan, sampai saat ini proses penyidikan terhadap empat personel yang diduga melakukan penganiayaan terhadap saudara AY sedang berjalan. Mohon menunggu sampai seluruh proses penyidikan oleh penyidik dari Puspom TNI selesai dilaksanakan," ujar Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, di dalam keterangan pada Selasa malam (24/3/2026).
Ketika IDN Times menanyakan apakah ada penambahan jumlah tersangka dari empat orang yang sudah diumumkan, Aulia tak meresponsnya. Begitu pula dengan pertanyaan mengenai barang bukti yang dijadikan dasar penetapan keempat anggota TNI sebagai tersangka. Sebab, barang bukti itu masih berada di pihak kepolisian.
