Jakarta, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, merespons hasil survei yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia (IPI) pada Minggu (7/2/2026). Berdasarkan hasil survei itu, TNI tetap menjadi lembaga yang paling dipercayai oleh publik, tetapi tingkat kepercayaannya menurun.
Tingkat kepercayaan publik yang dirilis pada 2026 terhadap TNI mencapai 93 persen. Hasil sebelumnya mencapai 95 persen. Direktur Eksekutif IPI, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, penurunan kepercayaan publik itu disebabkan meluasnya peran TNI di luar urusan pertahanan.
Maruli merespons hasil itu dengan santai. "Gak ada masalah (hasil survei menurun) karena orang kan menilai, ya, silakan saja," ujar Maruli di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Senin (8/2/2026).
Jenderal bintang empat itu menilai penurunan tingkat kepercayaan publik masih dalam tahap wajar. Dia mengatakan, keberadaan prajurit TNI di instansi sipil sudah sesuai dengan aturan di dalam Undang-Undang TNI baru. Bahkan, Maruli pun menduga isu penempatan TNI di instansi sipil dilebih-lebihkan.
"Memang, ya, kemungkinan sekarang tentara itu terkesan sudah mulai duduk di mana. Itu pasti berpengaruh, lalu digoreng-goreng dan lain sebagainya," kata dia.
